Categories: Ekonomi Bisnis

Pariwisata Bali Lumpuh karena Virus Corona

DENPASAR (RIAUPOS.CO) – Pandemi virus corona benar-benar melumpuhkan perekonomian Provinsi Bali. Daerah yang sangat mengandalkan ekonomi dari sektor pariwisata ini benar-benar tak berdaya karena harus mengikut protokol yang sudah ditetapkan pemeritah soal penganganan virus yang gampang menular ini.

Dinas Pariwisata Provinsi Bali mencatat kunjungan wisatawan mancanegara saat ini anjlok sekitar 95 persen. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali I Putu Astawa mencatat kunjungan wisatawan hanya berkisar 500 orang per hari pada saat ini. Padahal, biasanya mencapai 10,5 ribu sampai 11 ribu orang per hari di waktu normal seperti periode yang sama pada tahun lalu.

"Selain karena pandemi global, juga ada ketentuan pembatasan kunjungan baik yang transit maupun yang datang ke Indonesia, itu kan dibatasi," ujar Putu, dikutip dari Antara, Sabtu (4/4/2020).

Menurut catatannya, kunjungan wisatawan saat ini didominasi oleh turis asal Australia. Sementara dari negara-negara lain sudah menurun drastis, khususnya Cina.

Lebih lanjut, penurunan jumlah kunjungan turis turut memukul bisnis pariwisata, misalnya kunjungan ke tempat wisata hingga tingkat keterisian (okupansi) hotel. Saat ini, sambungnya, tamu hotel hanya diisi oleh turis yang sudah terlanjur berada di Bali dan yang memiliki keluarga di Pulau Dewata.

"Tentu akhirnya hotel mulai sepi tidak ada tamu dan berdampak pada guide-guide, sehingga tidak punya pekerjaan," katanya.

Sementara Badan Pusat Statistik (BPS) Bali mencatat jumlah wisatawan mancanegara hanya sebanyak 363,93 ribu orang pada Februari 2020. Jumlah tersebut turun 31,19 persen dari Januari 2020.

Kepala BPS Bali, Adi Nugroho, mengungkapkan, kunjungan wisatawan masih didominasi oleh turis dari Australia sebanyak 22,5 persen dari total kunjungan. Diikuti India 8,24 persen, Jepang 6,21 persen, dan Rusia 5,48 persen.

Sisanya, Amerika Serikat sebanyak 5,03 persen, Inggris 4,76 persen, Korea Selatan 4,23 persen, Perancis 3,71 persen, Jerman 3,30 persen, dan Malaysia 2,93 persen. Sedangkan wisatawan dari Cina tinggal 4.376 orang atau turun 96,08 persen dari Januari 2020 yang mencapai 111,51 ribu orang.

Berdasarkan jenis angkutan, kedatangan wisatawan mancanegara masih didominasi oleh penumpang pesawat terbang. Jumlahnya mencapai 358,25 ribu orang atau 98,44 persen dari total kunjungan.

"Sedangkan yang masuk ke Bali dari pelabuhan laut di Februari 2020 sebanyak 5.683 kunjungan atau 1,56 persen," ujar Adi.

Penyebaran virus corona di Indonesia terus meningkat dari hari ke hari. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan per Sabtu (4/4) pukul 17.00 WIB, terdapat 2.092 kasus positif virus corona. Dari jumlah itu, sebanyak 191 orang meninggal dan 150 orang sembuh.

Sumber: Antara/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Raih 53 Suara di Sidang Senat, Prof Ahmad Fadli Terpilih Jadi Rektor UNRI Periode 2026-2030

Dekan Fakultas Teknik Prof Ahmad Fadli ST MT PhD resmi terpilih sebagai Rektor Universitas Riau…

6 jam ago

Banding Ditolak PT Riau, Abdul Wahid Resmi Layangkan Memori Kasasi ke Mahkamah Agung

Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid resmi mengajukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung usai hukuman…

7 jam ago

Wako Agung Nugroho Tegaskan Pemko Siap Sinergi dengan Polda Riau Ancam Izin THM Nakal

Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho mendukung penuh Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat dalam…

7 jam ago

Kualitas Udara Memburuk, Disdik Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ 14–15 Oktober

Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru kembali memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama dua hari, 14–15 Oktober…

7 jam ago

Usung Tema Gema Melayu Riau, Tim Dance SMAN 5 Pekanbaru Pukau Penonton

Tim dance SMAN 5 Pekanbaru tampil memukau pada ajang Aqua DBL Dance 2026 Riau di…

1 hari ago

Diselimuti Fog dan Kabut Asap, 12 Penerbangan Bandara SSK II Pekanbaru Sempat Delay

Campuran fenomena fog dan kabut asap memicu penundaan 12 penerbangan di Bandara Internasional SSK II…

1 hari ago