Categories: Ekonomi Bisnis

Dorong Digitalisasi UMKM, BI Gelar KKI 2021

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dalam rangka mendorong digitalisasi di sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Riau, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (Kpw BI) Riau mengadakan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2021 di Mal SKA Pekanbaru, Rabu (3/3).

Deputi Kepala Perwakilan BI Riau Bidang Perumusan dan Implementasi Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah Teguh Setiadi menyampaikan, acara yang berlangsung 3-31 Maret ini mengangkat tema ‘’Mendigitalkan UMKM untuk Lebih Naik Kelas supaya Bisa Dikenal dan Membantu Pelaku Usaha untuk Melewati Pandemi Covid-19’’.

“Kami ajak semua UMKM untuk adopsi digitalisasi dengan mengedepankan penggunaan QR Code Indonesian Standard (QRIS) yaitu kanal pembayaran yang bisa menampung semua uang elektronik,” kata Teguh.

Dikatakan Teguh, KKI ini rutin dilakukan BI setiap satu tahun sekali, namun akibat pandemi ini BI melaksanakan agensa tersebut dalam tiga seri, pada Maret, Juni, dan Agustus. Menurut Teguh, sektor UMKM mengalami peningkatan setelah mengadopsi digitalisasi seperti penjualan suatu produk secara daring, baik melalui marketplace maipun melalui media sosial.

Dalam kegiatan ini, Teguh mengungkapkan semua peserta sudah menggunakan QRIS untuk transaksi pembayaran. “Kami dorong penjualan secara online, ada juga katalog online sehingga konsumen bisa belanja di mana saja,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Puan Asosiasi Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif Fashion (Aspekraf) Riau Arni Ningsih mengatakan sejauh ini UMKM tak ada mengalami kendala dalam melakukan transaksi menggunakan QRIS.

“Tak ada masalah sampai sekarang. Justru makin meningkat jumlah transaksi dengan QRIS. Belum lagi ada diskon-diskon. Kami meyakini QRIS akan menjadi sarana utama untuk meminimalisir transaksi tunai,” tutur Arni.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) Pekanbaru Yuli Meliani mengatakan dengan hadirnya QRIS, setiap transaksi menjadi lebih mudah dan efisien. QRIS dalam penggunaannya, terbukti berhasil lebih cepat, aman dan nyaman.

“Dulu kan ada banyak barcode yang dipakai. Tapi sekarang cukup satu saja sudah bisa semuanya. Salah satu yang memudahkan, misalnya belanja tak perlu lagi pakai nomor rekening. Tinggal scan, jadi nggak perlu bawa dompet. Cukup bawa HP,” sebutnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan sosialisasi QRIS inovasi sistem pembayaran untuk mendukung UMKM. Sosialisasi ini langsung disampaikan oleh Asral Mashuri selaku Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bidang Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah, dan Manajemen Internal.(anf)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Tukang Ojek di Bengkalis Dibacok Penumpang, Kepala dan Tangan Terluka

Tukang ojek di Bengkalis dibacok penumpang menggunakan parang setelah mengantar ke Desa Kembung Baru. Korban…

18 jam ago

Prabowo Copot Purbaya dari Menkeu, Suahasil Nazara Resmi Gantikan

Prabowo mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari Menteri Keuangan dan melantik Suahasil Nazara sebagai penggantinya pada…

19 jam ago

3.500 Pramuka Ikuti Apel Hari Pramuka ke-65 di Pekanbaru, Wako Dorong Aksi Nyata

Sekitar 3.500 Pramuka mengikuti Apel Hari Pramuka ke-65 di Pekanbaru. Wako Agung Nugroho mendorong aksi…

19 jam ago

Kabut Asap Pekanbaru Tebal, Citilink QG936 Sempat Berputar Sebelum Mendarat

Kabut asap di Pekanbaru membuat jarak pandang hanya 1.600 meter. Citilink QG936 sempat holding sebelum…

20 jam ago

Dugaan Korupsi Anggaran Kendaraan Dinas Meranti, Ketua DPRD Minta Hormati Proses Hukum

Ketua DPRD Kepulauan Meranti meminta semua pihak menghormati proses hukum Kejari terkait dugaan korupsi anggaran…

2 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Series Hari Kedua Sajikan Delapan Pertandingan

HSBL 2026 Pekanbaru Series memasuki hari kedua dengan delapan pertandingan di GOR Tribuana, termasuk laga…

2 hari ago