Categories: Ekonomi Bisnis

Permigastara: Riau Layak Miliki Training Migas Center

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Provinsi Riau melalui Blok Rokan pada tahun 1997 pernah memproduksi minyak 1,5 juta barel per hari. Produksi ini puncak tertinggi dalam sejarah perminyakan di Indonesia. Oleh karena itu sudah sewajarnya memiliki training migas center.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Pengurus Nasional (DPN) Perkumpulan Pengusaha Migas Energi Baru dan Terbarukan Nusantara (Permigastara) Feri Akri didampingi Sekjen Permigastara Jhon Pieter Simanjuntak, Selasa (2/11/2021).

"Riau sudah selayaknya memiliki training migas center mengingat Blok Rokan masih memberikan kontribusi sangat besar bagi perekonomian nasional,'' ujar Feri.

"Tolong digarisbawahi kita bukan minta untuk memindahkan Cepu ke Riau, tapi bagaimana sebagian dari agenda itu untuk Sumatera bolehlah di Riau untuk menjadi fokusnya. Nantinya training migas center ini berada di Duri. Kenapa Duri? Bukan Pekanbaru, bukan Minas atau Dumai? Karena Duri berada di tengah-tengah. Dan melalui Sekjen, mewakili kita semua telah berbicara dengan training center-nya Cepu dan Pertamina Training Center," imbuhnya.

Dalam waktu dekat, lanjut Feri, pihaknya juga akan segera mempublis wujud nyata dari kerja sama itu.

Dijelaskan Feri, tugas pemerintah sangat berat untuk menaikkan produksi migas di Riau itu luar biasa.

''Hari ini saja kurang lebih 150 ribu barel per hari yang diproduksi Blok Rokan. Sekian tahun ke depan diharapkan sampai 1 juta barel. Ini kan suatu upaya yang super sekali," terang Feri Akri.

Dikatakan Feri, kehadiran Permigastara memiliki aset berupa akses baik ke pemerintah pusat maupun ke stakeholders, baik teman-teman yang di Senayan maupun teman-teman yang ada di lingkar kekuasaan, pihaknya akan mencoba melakukan lobi-lobi kepada mereka untuk memberikan masukan. Mengingat sejauh ini yang menjadi fokus terkait dana bagi hasil (DBH) Migas sementara dana alokasi umum (DAU) kurang menjadi perhatian.

"Kami sampaikan bahwa Permigastara berkeinginan menjadi mitra strategis bagi pemerintah dan kawan-kawan di legislatif. Teman-teman ini kita coba beri masukan, agar timbul sebuah impact. Dan jika ini disebut sebuah politik ekonomi saya pikir ini tak ada masalah. Bahwa memang diperlukan lobi-lobi untuk Riau," jelasnya.

Lanjut Feri, pihaknya di level atas secara nasional ingin menyampaikan Riau masih layak diberikan prioritas ke depan. Terkait dengan bagaimana training center migas itu ada di Riau.

"Harapan kita juga tentu dengan akses yang kita miliki dengan kekuatan SDM yang kita miliki di internal, Permigastara ingin melalukan yang terbaik untuk sebuah asosiasi yang berdampak kepada anggota kami dan tentu tempat di mana daerah kami berada," tutup Feri.

Laporan: Henny Elyati (Pekanbaru)
Editor: Hary B Koriun

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Oknum Guru Diduga Lecehkan Siswi SMAN di Pekanbaru, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…

2 hari ago

THR Wajib Dibayar H-7 Lebaran, Disnaker Bengkalis dan Kuansing Buka Posko Pengaduan

Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…

2 hari ago

Bukber Ala Timur Tengah, Whiz Prime Hotel Hadirkan Iftar Sahara Mulai Rp115 Ribu

Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…

2 hari ago

Kolaborasi Lawan Stunting, PTPN IV PalmCo Intervensi Gizi Anak di Rokan Hulu

PTPN IV PalmCo melalui Regional III menggulirkan program intervensi stunting bagi 100 anak di Rohul…

2 hari ago

Emosi Dipicu Knalpot Bising, Pria di Inhil Bacok Tetangga Sendiri

Gara-gara knalpot motor bising, seorang siswa di Tempuling, Inhil dibacok tetangganya. Pelaku berhasil ditangkap polisi…

2 hari ago

Aksi Spanduk di Gerbang Sekolah, Kegiatan Belajar di SMPN 2 Batang Peranap Terhenti

Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…

3 hari ago