PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 4 – 10 November mengalami kenaikan pada setiap kelompok umur. Jumlah kenaikan terbesar terjadi pada kelompok umur 10 – 20 tahun sebesar Rp 22,79/Kg dari harga minggu lalu.
Kepala Dinas Perkebunan Riau Zulfadli melalui Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Defris Hatmaja mengatakan, dengan kenaikan harga tersebut, pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kedepan naik menjadi Rp2.115,19/Kg. Kenaikan harga TBS ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal.
"Untuk faktor internal, naiknya harga TBS periode ini dengan persentase yang sedikit disebabkan oleh terjadinya kenaikan harga jual CPO dan harga kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data. Untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami kenaikan harga sebesar Rp107,50/kg, Sinar Mas Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp125,00/Kg, PT. Astra Agro mengalami kenaikan harga sebesar Rp76,00/kg," katanya.
Sedangkan untuk harga jual kernel, PT. Astra Agro mengalami kenaikan harga sebesar Rp175,46/Kg, PT Asian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp10,00/Kg dari harga minggu lalu. Sementara dari faktor eksternal, naiknya harga TBS minggu ini karena harga CPO belakangan ini ke rentang level tertinggi sejak 18 September, yakni RM 3.066 per ton.
"Hal tersebut dipicu oleh kenaikan permintaan ekspor di tengah ancaman penurunan panen akibat fenomena perubahan iklim La Nina yang melanda di kawasan tropis pasifik. Di saat yang sama, ekspor minyak nabati tersebut melonjak pada Oktober," sebutnya.
Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)
Editor: E Sulaiman
Padati Bike Community Pariaman mengirim tiga goweser untuk ikut Riau Pos Fun Bike 2026, mendukung…
Aksi penjambretan di Bukit Raya berujung maut. Korban tewas saat mempertahankan tas, dua pelaku diamankan…
Kennedy dan Melissa resmi dinobatkan sebagai Koko Cici Riau 2026 dalam grand final di Mal…
Roadshow Kopi Good Day Goes to School kembali digelar di SMAN 6 Pekanbaru dan disambut…
Museum Sang Nila Utama Pekanbaru resmi ditetapkan sebagai museum Tipe B oleh Kementerian Kebudayaan RI…
BPBD Siak, polisi, dan BBKSDA memastikan video dugaan serangan harimau di Kandis adalah hoaks dan…