Categories: Ekonomi Bisnis

Pariwisata Sektor Pertama Terpukul Akibat Virus Corona

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan bahwa mewabahnya virus corona berpengaruh terhadap industri pariwisata Indonesia. Pasalnya, kawasan Indonesia mayoritas dikunjungi oleh turis dari China.

“Efek ke Indonesia itu tourism (pariwisata) China sangat berpengaruh di beberapa daerah seperti Sulawesi Utara dan Kepulauan Riau. Tourism adalah yang pertama terpukul oleh virus corona,” ujarnya dalam Seminar Nasional Membangun Optimisme dan Peluang di Tengah Ketidakpastian di Wisma Antara, Jakarta, Senin (3/2).

Dia menyebutkan, virus corona ini membuat ketidakpastian baru di tengah permasalahan lainnya. Bahkan, untuk mengantisipasi penyebaran virus terjadi, China sendiri telah menghentikan sementara aktivitasnya, khususnya di daerah Wuhan.

“China langsung menghentikan kegiatannya apalagi di Wuhan. Kalau kita lihat di China (ekonomi) drop 9 persen, kemudian demand oil (permintaan minyak) untuk China ini turun 20 persen,” ucap dia.

Selain, sektor pariwisata, rantai pasokan yang diimpor dari China pun akan berpengaruh terhadap Indonesia. Akan tetapi, katanya, tidak terlalu signifikan untuk pasokan otomotif.

“Beberapa supply chain akan terkena dan kita beruntung karena spare part (suku cadang) dari Wuhan itu tidak terlalu berpengaruh terhadap industri otomotif Indonesia, tapi otomotif dunia dan elektronik dunia itu berpengaruh,” kata dia.

Guna mengantisipasi masuknya virus korona ke Indonesia, Kementerian Perhubungan melakukan langkah tegas dengan menghentikan seluruh penerbangan dari dan menuju China. Kebijakan ini mulai diberlakukan pada Rabu (5/2) mendatang pukul 00.00 WIB menyusul status darurat yang dikeluarkan World Health Organization (WHO).

“Penundaan sementara ini ditujukan untuk melindungi masyarakat dari risiko tertular mengingat salah satu yang menjadi potensi masuknya penyebaran virus adalah akses transportasi udara yang erat kaitannya dengan keluar masuknya penumpang internasional,” tegas Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam siaran pers, Ahad (2/2).

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

14 jam ago

Mandi di Sungai Kuantan Saat Pacu Jalur, Pasangan Suami Istri Terseret Arus

Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…

14 jam ago

SBK Apparel Siapkan Doorprize untuk Goweser Riau Pos

SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…

14 jam ago

PSPS Pekanbaru Sapu Bersih Tiga Laga Uji Coba, Modal Hadapi Championship 2026-2027

PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…

15 jam ago

Baru Dua Pekan Ditimbun, Jalan Sontang-Duri Rusak Lagi hingga Bus Nyaris Terguling

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…

15 jam ago

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Dikebut, Ditargetkan Dibuka Akhir 2026

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…

15 jam ago