Categories: ALAMAAAK!

Alamaaak! Nyolong Wifi

Sudah tiga bulan terakhir, Ani merasa jaringan internet wifi di rumahnya lelet dan susah diakses. Padahal, saat awal -awal penggunaan home wifi, jaringan internet yang ia bayar ratusan ribu per bulan itu selalu cepat dan bisa membantu pekerjaannya di rumah.

Ia pun mengeluhkan hal ini ke pihak penyedia jaringan wifi untuk melakukan perbaikan. Namun informasi dari pihak penyedia layanan, kuota internet di rumahnya itu digunakan secara berlebihan yang membuat jaringan yang ada menjadi terasa lambat saat digunakan.

Ani pun merasa aneh, karena selama ini yang menggunakan wifi di rumahnya hanyalah ia, anak dan suaminya. Bahkan, sang suami hanya menggunakan jaringan saat ada di rumah di malam hari.

Ia pun melakukan pengecekan sendiri. Pertama, ia mengganti password wifi yang ada.

Lalu, tiba-tiba datang anak kecil yang marah-marah ke rumahnya. Anak kecil itu meminta password wifi di rumah Ani tidak diganti. Soalnya ia memakai wifi rumah Ani untuk belajar.

Alamaaak….!!!

Akhirnya rasa penasaran Ani pun terjawab. Ternyata selama ini tetangganya lah yang menggunakan jaringan internetnya secara gratis tanpa membantu pembayaran per bulannya.

”Maaf ya, Tante sudah nggak pakai wifi lagi untuk bulan depan, jadi lebih baik kamu minta orang tua kamu untuk pasang wifi sendiri di rumah,” ucap Ani dengan lembut.

Namun anak tetangganya itu malah pulang dengan tangisan dan mengadu kepada orang tuanya, sehingga pertengkaran pun terjadi.

Si tetangga tak setuju Ani mengganti password wifi atau memutuskan jaringannya. Ia minta Ani memberikan password wifi itu.

”Ih jahat kali jadi tetangga, mentang-mentang punya wi-fi dan kita cuman numpang malah dimatiin begitu saja, dasar pelit! Tak mau membantu sesama tetangga,” kata si tetangga ke Ani dengan nada ketus.

Ani pun hanya bisa terbengong-bengong.

”Alamaaaak..!!! Sudah jelas-jelas dia yang nyolong wifi, eh malah bilang orang pelit. Makanya kalau mau internetan itu punya modal, jangan malah nyolong wifi orang. Kalau masih nyolong wifi saya akan laporkan ke pihak berwajib,” tegas Ani yang langsung meninggalkan mereka dan masuk ke dalam rumah.(ayi)

 






Reporter: Prapti Dwi Lestari

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Polisi Ungkap Motif Keji Pembunuhan Dumaris, Dipicu Narkoba dan Foya-Foya

Pelaku curas pembunuhan di Pekanbaru sempat foya-foya di Medan usai beraksi. Polisi ungkap motif dipengaruhi…

3 jam ago

Pendidikan Belum Merata, Abu Bakar Soroti Digitalisasi dan Minimnya Pengawasan Pusat

Abu Bakar soroti kesenjangan pendidikan daerah dan dorong perubahan sistem serta respons cepat pemerintah di…

3 jam ago

Dari Penggerebekan Polres Siak, Kades Langkai Ternyata Positif Narkoba

Kades Langkai Siak positif narkoba usai penggerebekan kasus sabu. Polisi amankan 4 tersangka dan barang…

5 jam ago

Mantan Ajudan Sekwan Pekanbaru Dituntut 4 Tahun Penjara, Kasus SPPD Fiktif Terungkap

Mantan ajudan Sekwan Pekanbaru dituntut 4 tahun penjara dalam kasus obstruction of justice SPPD fiktif…

7 jam ago

Polisi Selidiki Kasus Pria Tewas Terikat di Truk Pengangkut Minyak Goreng

Seorang pria ditemukan tewas terikat di kabin truk di Pekanbaru. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian…

7 jam ago

Wako Agung Lantik 7 Pejabat, Langsung Minta Kerja Cepat dan Nyata

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho melantik 7 pejabat baru dan menegaskan pentingnya adaptasi cepat serta…

7 jam ago