Ilustrasi Aidil Adri
Sudah tiga bulan terakhir, Ani merasa jaringan internet wifi di rumahnya lelet dan susah diakses. Padahal, saat awal -awal penggunaan home wifi, jaringan internet yang ia bayar ratusan ribu per bulan itu selalu cepat dan bisa membantu pekerjaannya di rumah.
Ia pun mengeluhkan hal ini ke pihak penyedia jaringan wifi untuk melakukan perbaikan. Namun informasi dari pihak penyedia layanan, kuota internet di rumahnya itu digunakan secara berlebihan yang membuat jaringan yang ada menjadi terasa lambat saat digunakan.
Ani pun merasa aneh, karena selama ini yang menggunakan wifi di rumahnya hanyalah ia, anak dan suaminya. Bahkan, sang suami hanya menggunakan jaringan saat ada di rumah di malam hari.
Ia pun melakukan pengecekan sendiri. Pertama, ia mengganti password wifi yang ada.
Lalu, tiba-tiba datang anak kecil yang marah-marah ke rumahnya. Anak kecil itu meminta password wifi di rumah Ani tidak diganti. Soalnya ia memakai wifi rumah Ani untuk belajar.
Alamaaak….!!!
Akhirnya rasa penasaran Ani pun terjawab. Ternyata selama ini tetangganya lah yang menggunakan jaringan internetnya secara gratis tanpa membantu pembayaran per bulannya.
”Maaf ya, Tante sudah nggak pakai wifi lagi untuk bulan depan, jadi lebih baik kamu minta orang tua kamu untuk pasang wifi sendiri di rumah,” ucap Ani dengan lembut.
Namun anak tetangganya itu malah pulang dengan tangisan dan mengadu kepada orang tuanya, sehingga pertengkaran pun terjadi.
Si tetangga tak setuju Ani mengganti password wifi atau memutuskan jaringannya. Ia minta Ani memberikan password wifi itu.
”Ih jahat kali jadi tetangga, mentang-mentang punya wi-fi dan kita cuman numpang malah dimatiin begitu saja, dasar pelit! Tak mau membantu sesama tetangga,” kata si tetangga ke Ani dengan nada ketus.
Ani pun hanya bisa terbengong-bengong.
”Alamaaaak..!!! Sudah jelas-jelas dia yang nyolong wifi, eh malah bilang orang pelit. Makanya kalau mau internetan itu punya modal, jangan malah nyolong wifi orang. Kalau masih nyolong wifi saya akan laporkan ke pihak berwajib,” tegas Ani yang langsung meninggalkan mereka dan masuk ke dalam rumah.(ayi)
Dinas PMPD Kabupaten Rokan Hulu mengingatkan panitia Pilkades serentak di 54 desa untuk menjaga netralitas…
DLHK Kota Pekanbaru menurunkan tim ke sejumlah kecamatan guna menelusuri sumber bau menyengat menyerupai gas…
Polres Pelalawan menetapkan oknum guru berinisial HS sebagai DPO atas dugaan kejahatan seksual terhadap murid…
Prof Yesi Mutia Basri SE MSi Ak CA PhD resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang…
Satpol PP Kota Pekanbaru memanggil pengelola Kafe Laksamana Muda dan orang-orang dalam video viral yang…
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mencatatkan sejarah sebagai Gubernur pertama di Indonesia yang meraih pengakuan…