ILUSTRASI: RAHMAD/ADRI
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Seperti biasa, sebelum masuk ke pabrik tempatnya bekerja, Riko dan pegawai lainnya wajib menyimpan handphone (HP) di loker yang telah disediakan. Aturan di pabrik tersebut memang tidak memperbolehkan karyawan memegang HP selama jam kerja.
Setelah jam kerja berakhir, Riko terkejut karena tidak menemukan HP miliknya di dalam locker. Hal itu pun membuatnya panik. Ia melapor ke teman-temannya. Info tersebut pun menyebar seantero pabrik.
”Kayaknya si anu lah yang ambil, dia kan pernah mencuri,” celetuk salah seorang pegawai lainnya.
Tuduhan pun mengarah ke berbagai pihak. Sampai akhirnya Riko meminjam HP temannya untuk menghubungi nomor HP-nya yang hilang.
Panggilan tersebut pun diangkat.
”Woy…!! Balikin HP aku sekarang,” uajr Riko kepada si pengangkat HP.
”Hallo. Balikin apa?” tanya orang yang mengangkat HP Riko.
”HP aku. Kau ambil kan?” tanya Riko lagi.
”Riko, HP kau tinggal di rumah. Ini mamak. Jangan mengada-ngada kau,” jawabnya.
”Alamak….!!! Mamak. Tinggal HP ku rupanya,” ujar Riko.
Ternyata HP Riko tertinggal di rumah. Ternyata tadi pagi ia hanya berhalusinasi menyimpan HP-nya di locker karena kebiasan. Ia pun langsung disoraki oleh rekan-rekannya.(azr)
Pemkab Inhu membangun 25 dapur SPPG MBG di daerah 3T tahun 2026. Sekda Inhu meninjau…
Pemkab Kuansing berkomitmen mengubah bekas lahan tambang menjadi pertanian produktif demi mendukung IP 200 dan…
Pemkab Siak menandatangani komitmen manajemen talenta ASN bersama BKN untuk memperkuat sistem merit dan menempatkan…
Tumpukan limbah kayu mencemari Sungai Bukit Batu Bengkalis. Warga khawatir dampak lingkungan dan mendorong penyelesaian…
Penerapan UMK 2026 di Meranti dinilai belum optimal. Pemkab pun menyiapkan Perbup sebagai aturan teknis…
PSMTI Riau akan menggelar Musprov V akhir pekan ini di Pekanbaru untuk memilih ketua definitif…