RIAUPOS.CO – Seorang karyawan perusahaan bernama Yoga, pagi itu tergesa-gesa ke kantornya. Dia harus menyelesaikan tugas lebih awal, sebab siangnya dia harus ke Kandis, Kabupaten Siak.
Yoga begitu serius, sampai jam makan siang pun terlewat. Dan sekitar pukul 14.00 WIB, kerjaannya beres, dia pun lega.
Yoga mengirimkan hasil kerjanya kepada pimpinanya. Dan pimpinanya mengucapkan terima kasih, karena apa yang diminta pimpinanya dapat selesai tepat waktu.
Sekitar pukul 14.15 WIB, ponsel Yoga berdering, ternyata mitra perusahaannya bernama Andi, yang janji membawanya ke Kandis untuk suatu pekerjaan sudah menunggu di bawah.
Saat bangkit dari duduknya, Yoga merasa tubuhnya menggigil, dan kepalanya sedikit pening. Namun, Yoga tetap memaksakan diri, berangkat bersama Andi.
Di dalam mobil, ada Andi duduk di depan, sopir Andi dan Yoga duduk di bagian tengah. Baru 15 menit perjalanan, Yoga merasa degup jantungnya tak
beraturan, keluar keringat dingin, padahal AC mobil hidup.
Lama Yoga berpikir, apa penyebab kondisi tubuhnya jadi seperti itu, sementara dia semakin tidak nyaman.
”Pak Andi, bisa berhenti di minimarket?” ucap Yoga.
”Boleh, tunggu sebentar, ya,” jawab Andi.
PTPN IV PalmCo menegaskan komitmen kemitraan sawit berkelanjutan bersama petani binaan melalui akselerasi program Peremajaan…
Sebanyak 38 calon jemaah umrah di Riau gagal berangkat ke Tanah Suci akibat travel PT…
Bupati Rohul Anton menegaskan Gerakan Pramuka harus tetap menjadi garda terdepan pembentukan karakter generasi muda…
Satpol PP Kota Pekanbaru menegaskan penertiban lokasi prostitusi dan bioskop mini dilakukan secara rutin tanpa…
PSPS Pekanbaru berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Semen Padang FC lewat gol tunggal Dimas…
Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hulu mencatat lonjakan kasus ISPA hingga 137 persen sepanjang Agustus-September 2026…