RIAUPOS.CO – Seorang karyawan perusahaan bernama Yoga, pagi itu tergesa-gesa ke kantornya. Dia harus menyelesaikan tugas lebih awal, sebab siangnya dia harus ke Kandis, Kabupaten Siak.
Yoga begitu serius, sampai jam makan siang pun terlewat. Dan sekitar pukul 14.00 WIB, kerjaannya beres, dia pun lega.
Yoga mengirimkan hasil kerjanya kepada pimpinanya. Dan pimpinanya mengucapkan terima kasih, karena apa yang diminta pimpinanya dapat selesai tepat waktu.
Sekitar pukul 14.15 WIB, ponsel Yoga berdering, ternyata mitra perusahaannya bernama Andi, yang janji membawanya ke Kandis untuk suatu pekerjaan sudah menunggu di bawah.
Saat bangkit dari duduknya, Yoga merasa tubuhnya menggigil, dan kepalanya sedikit pening. Namun, Yoga tetap memaksakan diri, berangkat bersama Andi.
Di dalam mobil, ada Andi duduk di depan, sopir Andi dan Yoga duduk di bagian tengah. Baru 15 menit perjalanan, Yoga merasa degup jantungnya tak
beraturan, keluar keringat dingin, padahal AC mobil hidup.
Lama Yoga berpikir, apa penyebab kondisi tubuhnya jadi seperti itu, sementara dia semakin tidak nyaman.
”Pak Andi, bisa berhenti di minimarket?” ucap Yoga.
”Boleh, tunggu sebentar, ya,” jawab Andi.
Sebanyak 52 jalur telah mendaftar Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa Teluk Kuantan. Total…
Hotel Dafam Pekanbaru menghadirkan promo Merdeka Staycation Rp545.081 per malam. Tamu juga mendapat Es Merah…
DPRD Pekanbaru mengapresiasi perbaikan jalan yang dikebut Pemko, namun meminta kualitas dijaga setelah ditemukan sejumlah…
Pacu jalur Kuansing 2026 diprediksi menarik puluhan ribu pengunjung. Pemkab memastikan pasokan Pertalite dan solar…
Ketua Kwarcab Pekanbaru Sulastri meraih Lencana Darma Bakti dari Kwarnas. Penghargaan diberikan atas dedikasinya membina…
Rumah warga di Jalan Tanjung Harapan, Tembilahan, terbakar Kamis sore. Api berhasil dipadamkan sebelum merembet…