ILUSTRASI: AIDIL ADRI
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Di malam hari, Sela merasa lapar. Ia malas ke luar rumah untuk membeli makan. Karena itu, ia pun memesan makan melalui aplikasi online.
Ia memesan nasi goreng dan juga jus mangga. Sambil menunggu, Sela pun berbaring.
Tak terasa, makanannya sudah dekat. Sela dihubungi oleh kurir, namun tak diangkat karena ketiduran.
Si kurir pun mencoba mencari sendiri alamat Sela. Setelah ketemu, kebetulan ada beberapa pemuda duduk di depan kosnya.
”Pesan makan, Bang?” tanya kurir.
Pemuda itu pun langsung mengiyakan. Padahal mereka tahu bahwa itu pesanan Sela.
Nasi goreng dan jusnya pun disikat oleh pemuda itu.
Tak lama, Sela terbangun. Ia tersadar bahwa ada belasan panggilan tak terjawab dari Gofood. Saat melihat ke luar, ia melihat pemuda itu tengah menyantap nasgornya.
”Bang, ada tadi kurir ngantar makanan?” tanyanya pada pemuda itu.
”Ada, Kak. Tapi sudah aku makan. Hehe…,” jawabnya tanpa rasa bersalah.
”Alamak…!!! Ganti tu, ya! Itu punya ku. Aku lagi lapar malah kau makan,” jawabnya emosi.
”Hehe… Iya, Kak. Maaf, ya Kak,” jawabnya ketakutan.(azr)
Pameran Khat Melayu dan Re-Imaji Lancang Kuning di Galeri Hang Nadim hadirkan karya seni yang…
PLN UIP Sumbagteng menggelar Fun Walk dalam Wellbeing Day di Bukittinggi untuk memperkuat kesehatan, sinergi,…
Senat Universitas Riau menetapkan delapan bakal calon rektor periode 2026-2030. Tahap penyaringan dan penetapan tiga…
Ribuan pencari kerja memadati Pekanbaru Job Fair 2026. Sebanyak 1.417 lowongan dari 47 perusahaan disiapkan…
DPRD Pekanbaru mendorong penerapan sistem kabel bawah tanah untuk mengatasi kabel semrawut sekaligus meningkatkan estetika…
Belasan ribu warga memadati Danau Bandar Kayangan untuk mengikuti jalan sehat dan senam sehat dalam…