SIAK (RIAUPOS.CO) — Kakek M Soleh (69) dan Putra (5), warga Kecamatan Sabak Auh, menerima bantuan dari Dekranasda Kabupaten Siak. M Soleh dan Putra tidak bisa melihat alias buta sejak dilahirkan.
Kakek M Soleh hidup sebatang kara tinggal di Dusun Seroja Kampung Rempak. Meski buta, ia masih bisa beraktivitas seperti memasak, mencuci dan sebagainya.
Sedangkan Putra tinggal bersama ibunya Yuliana dan nenek tinggal di Kampung Rempak. Sang ayah bekerja sebagai nelayan di Tanjung Balai Karimun.
Ketua Dekranasda Siak Rasidah Alfedri mengaku prihatin dengan kehidupan kakek M Soleh yang tinggal sebatang kara. "Saya secara pribadi merasa tersentuh mendengar kisah-kisah Pak Soleh dan warga di kampung ini. Setelah dapat informasi dari penghulu setempat, kami langsung mengunjungi warga yang membutuhkan bantuan ini," kata Rasidah, akhir pekan kemarin.
Dirinya juga berharap kepada Putra kelak menjadi anak yang soleh, berbakti sama orang tua dan bisa menjadi pemimpin.
Selain dari Dekranasda para pengurus juga turut menyumbangkan bantuan. Rasidah pun berharap masyarakat yang mampu bisa menyisihkan rezeki untuk tetangganya yang kurang beruntung.
"Semoga dengan kunjungan kami ini dapat memberikan dorongan semangat bagi warga yang kurang mampu untuk terus melanjutkan hidup dengan penuh semangat," harapnya.
Penghulu Kampung Rempak Salman Alfarisi menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan dari Dekranasda Kabupaten Siak kepada warganya.
"Saya atas nama warga Kampung Rempak mengucapkan terima kasih kepada Dekranasda Kabupaten Siak yang telah memberikan bantuan kepada kami," ungkapnya.(wik)
SIAK (RIAUPOS.CO) — Kakek M Soleh (69) dan Putra (5), warga Kecamatan Sabak Auh, menerima bantuan dari Dekranasda Kabupaten Siak. M Soleh dan Putra tidak bisa melihat alias buta sejak dilahirkan.
Kakek M Soleh hidup sebatang kara tinggal di Dusun Seroja Kampung Rempak. Meski buta, ia masih bisa beraktivitas seperti memasak, mencuci dan sebagainya.
Sedangkan Putra tinggal bersama ibunya Yuliana dan nenek tinggal di Kampung Rempak. Sang ayah bekerja sebagai nelayan di Tanjung Balai Karimun.
Ketua Dekranasda Siak Rasidah Alfedri mengaku prihatin dengan kehidupan kakek M Soleh yang tinggal sebatang kara. "Saya secara pribadi merasa tersentuh mendengar kisah-kisah Pak Soleh dan warga di kampung ini. Setelah dapat informasi dari penghulu setempat, kami langsung mengunjungi warga yang membutuhkan bantuan ini," kata Rasidah, akhir pekan kemarin.
Dirinya juga berharap kepada Putra kelak menjadi anak yang soleh, berbakti sama orang tua dan bisa menjadi pemimpin.
Selain dari Dekranasda para pengurus juga turut menyumbangkan bantuan. Rasidah pun berharap masyarakat yang mampu bisa menyisihkan rezeki untuk tetangganya yang kurang beruntung.
"Semoga dengan kunjungan kami ini dapat memberikan dorongan semangat bagi warga yang kurang mampu untuk terus melanjutkan hidup dengan penuh semangat," harapnya.
Penghulu Kampung Rempak Salman Alfarisi menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan dari Dekranasda Kabupaten Siak kepada warganya.
"Saya atas nama warga Kampung Rempak mengucapkan terima kasih kepada Dekranasda Kabupaten Siak yang telah memberikan bantuan kepada kami," ungkapnya.(wik)