TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Hingga kini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuantan Singingi (Kuansing) masih belum melunasi pembayaran Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2024 untuk 218 desa. Berdasarkan data Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Kuansing, masih ada dua bulan yang belum dibayarkan, yakni November dan Desember 2024. Selain itu, terdapat 23 desa yang belum menerima ADD bulan Oktober karena kelengkapan berkas administrasi.
Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinsos PMD Kuansing, Erdison SPd, saat dikonfirmasi Riau Pos, Senin (10/11).
“Untuk ADD 2024, sudah dibayarkan hingga Oktober. Namun masih ada 23 desa yang belum menerima karena persyaratan belum lengkap. Kalau Oktober selesai, maka utang Pemkab tinggal dua bulan lagi, yakni November dan Desember,” jelas Erdison.
Ia menambahkan, pihaknya berharap dalam beberapa hari ke depan berkas 23 desa tersebut bisa lengkap sehingga pencairan bisa segera dilakukan.
Sementara untuk ADD tahun 2025, pembayaran baru terealisasi hingga Agustus. Berkas untuk bulan September sudah diserahkan pihak desa dan saat ini masih menunggu proses eksekusi pencairan.
Menurut Erdison, kondisi ini telah dikoordinasikan langsung dengan Bupati Kuansing H Suhardiman Amby. Pemkab berkomitmen untuk menuntaskan seluruh kewajiban, baik sisa pembayaran tahun 2024 maupun tunggakan tahun 2025.
“Pemkab tetap berupaya agar seluruh ADD bisa tuntas Desember ini. Saat ini kami menunggu transfer dana pusat masuk ke kas daerah,” pungkasnya.(dac)
TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Hingga kini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuantan Singingi (Kuansing) masih belum melunasi pembayaran Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2024 untuk 218 desa. Berdasarkan data Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Kuansing, masih ada dua bulan yang belum dibayarkan, yakni November dan Desember 2024. Selain itu, terdapat 23 desa yang belum menerima ADD bulan Oktober karena kelengkapan berkas administrasi.
Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinsos PMD Kuansing, Erdison SPd, saat dikonfirmasi Riau Pos, Senin (10/11).
“Untuk ADD 2024, sudah dibayarkan hingga Oktober. Namun masih ada 23 desa yang belum menerima karena persyaratan belum lengkap. Kalau Oktober selesai, maka utang Pemkab tinggal dua bulan lagi, yakni November dan Desember,” jelas Erdison.
Ia menambahkan, pihaknya berharap dalam beberapa hari ke depan berkas 23 desa tersebut bisa lengkap sehingga pencairan bisa segera dilakukan.
Sementara untuk ADD tahun 2025, pembayaran baru terealisasi hingga Agustus. Berkas untuk bulan September sudah diserahkan pihak desa dan saat ini masih menunggu proses eksekusi pencairan.
Menurut Erdison, kondisi ini telah dikoordinasikan langsung dengan Bupati Kuansing H Suhardiman Amby. Pemkab berkomitmen untuk menuntaskan seluruh kewajiban, baik sisa pembayaran tahun 2024 maupun tunggakan tahun 2025.
“Pemkab tetap berupaya agar seluruh ADD bisa tuntas Desember ini. Saat ini kami menunggu transfer dana pusat masuk ke kas daerah,” pungkasnya.(dac)