Categories: Kuantan Singingi

Penertiban Tambang Emas Ilegal di Kuansing Ricuh, Enam Mobil Aparat Dirusak Massa

TELUKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Suasana mencekam mewarnai penertiban tambang emas tanpa izin (PETI) di Kecamatan Cerenti, Kuantan Singingi, Selasa (7/10) siang. Warga yang tidak terima rakit PETI mereka dimusnahkan melampiaskan amarah dengan merusak kendaraan aparat.

Sebanyak enam unit mobil mengalami kerusakan, termasuk mobil dinas Kapolres Kuansing, Kabag Ops, Satlantas, bus Polres, serta Satpol PP. Bahkan, satu sepeda motor milik wartawan lokal dibakar, dan korban ikut mengalami luka di bagian wajah akibat dipukuli massa.

Kericuhan pecah saat tim gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, dan BPBD memusnahkan puluhan rakit PETI di Sungai Kuantan. Warga yang diduga pemilik rakit naik pitam ketika alat tambang mereka dibakar. Massa kemudian menyerang kendaraan aparat yang diparkir di tepi jalan Desa Pulau Bayur.

Kapolres Kuansing AKBP Raden Ricky Pratidiningrat menegaskan, penertiban dilakukan karena aktivitas PETI di Sungai Kuantan sudah merusak lingkungan dan meresahkan masyarakat. “Kami tetap berkomitmen menertibkan PETI meski mendapat perlawanan. Ini bagian dari menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Bupati Kuansing Suhardiman Amby turut hadir memimpin langsung penertiban. Ia mengajak warga menghentikan tambang ilegal dan segera mengurus izin resmi jika ingin menambang. “Menambang tanpa izin berisiko merusak masa depan generasi muda akibat dampak merkuri,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Anom Karibianto menegaskan, aksi anarkis warga akan diproses hukum. “Seluruh tindakan aparat sudah sesuai prosedur. Penegakan hukum tetap dilakukan untuk memberantas PETI,” katanya.

Meski sempat ricuh, aparat berhasil mengendalikan situasi. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun sejumlah kendaraan rusak dan satu wartawan mengalami luka akibat dikeroyok massa.(dac)

Redaksi

Recent Posts

25 Dapur MBG Dibangun di Daerah 3T Inhu, Sekda Turun Langsung Meninjau

Pemkab Inhu membangun 25 dapur SPPG MBG di daerah 3T tahun 2026. Sekda Inhu meninjau…

1 hari ago

Bupati Kuansing Optimalkan Lahan Bekas Tambang untuk Ketahanan Pangan

Pemkab Kuansing berkomitmen mengubah bekas lahan tambang menjadi pertanian produktif demi mendukung IP 200 dan…

1 hari ago

Bupati Siak Teken Komitmen Manajemen Talenta ASN Bersama BKN

Pemkab Siak menandatangani komitmen manajemen talenta ASN bersama BKN untuk memperkuat sistem merit dan menempatkan…

1 hari ago

Tumpukan Limbah Kayu Ancam Sungai Bukit Batu Bengkalis

Tumpukan limbah kayu mencemari Sungai Bukit Batu Bengkalis. Warga khawatir dampak lingkungan dan mendorong penyelesaian…

1 hari ago

UMK Meranti 2026 Belum Berjalan Optimal, Pemkab Meranti Siapkan Aturan Khusus

Penerapan UMK 2026 di Meranti dinilai belum optimal. Pemkab pun menyiapkan Perbup sebagai aturan teknis…

1 hari ago

PSMTI Riau Matangkan Persiapan Musprov V, Pemilihan Ketua Jadi Agenda Utama

PSMTI Riau akan menggelar Musprov V akhir pekan ini di Pekanbaru untuk memilih ketua definitif…

1 hari ago