Categories: Kuantan Singingi

SE THR Belum Turun, Disnaker Kuansing Masih Tunggu Arahan Pusat

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) hingga kini belum menerima Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan maupun Gubernur Riau terkait ketentuan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR). Akibatnya, surat edaran di tingkat kabupaten juga belum dapat diterbitkan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kuansing, Jhon Pitte Alsi, Ahad (1/3) menyampaikan bahwa edaran dari pemerintah pusat maupun provinsi menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan serupa di tingkat kabupaten.

“Sampai hari ini belum ada SE terkait pembayaran THR buruh atau tenaga kerja dari Menteri maupun Gubernur Riau,” ujarnya.

Meski belum menerima surat resmi, pihaknya mulai mempersiapkan rancangan Surat Edaran Bupati Kuansing. Langkah ini dilakukan agar seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut dapat mengantisipasi kewajiban pembayaran THR kepada pekerja.

Ia menegaskan, pemberian THR merupakan kewajiban perusahaan kepada karyawan. Untuk besaran, masih mengacu pada ketentuan sebelumnya, yakni setara satu bulan gaji bagi pekerja yang memenuhi syarat.

“Detailnya akan kami susun pekan depan. Setelah SE Bupati disetujui, akan segera kami sampaikan,” tambahnya.

Sementara itu, di Kabupaten Pelalawan, pemerintah daerah melalui Dinas Tenaga Kerja telah lebih dulu mengingatkan para pengusaha agar tidak menunda pembayaran THR kepada pekerja.

Pelaksana tugas Kepala Disnaker Pelalawan, Devitson Saharuddin melalui Sekretaris Disnaker Iskandar, Ahad (1/3) menegaskan, perusahaan diminta membayarkan THR paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya Idulfitri.

“Kami mengimbau agar pengusaha tidak mengabaikan hak pekerja. Jika bisa dibayarkan lebih cepat, tentu lebih baik,” tegasnya.

Disnaker Pelalawan juga telah mengirimkan surat imbauan tertulis kepada seluruh perusahaan dan badan usaha yang beroperasi di daerah tersebut. Surat bernomor 500.15.12.3/Disnaker/2026/144 itu mengatur kewajiban pembayaran THR keagamaan bagi pekerja di sektor perkebunan, hutan tanaman industri (HTI), pulp, serta industri lainnya.

Imbauan tersebut merujuk pada surat dari Disnakertrans Provinsi Riau yang sebelumnya telah diterima. (dac/amn)

Redaksi

Recent Posts

Tiga Bulan Belajar di Dunia Media, Mahasiswa Unri Rampungkan Program Magang Berdampak di Riau Pos

Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…

1 hari ago

Tangis dan Bangga Warnai Pelepasan 250 Siswa SMPN 25 Pekanbaru

Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.

1 hari ago

Sewa Lima Hari, Mobil Malah Digelapkan, Pasutri Berakhir Ditangkap

Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.

1 hari ago

Pantai Solop Diawasi Ketat Saat Iduladha, Maksiat dan Narkoba Jadi Perhatian

Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…

1 hari ago

Korupsi Bibit Kopi Liberika di Meranti, Kerugian Negara Rp663 Juta Berhasil Dipulihkan

Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…

1 hari ago

Kursi Kadis PUPR Riau Berganti, SF Hariyanto Tunjuk Zulfahmi Jadi Plt

SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.

1 hari ago