FOTO BERSAMA: Dari kiri, Guru Pendamping SDN 001 Perhentian Luas Sudarmino SPd, Dewan Juri Afrizon Efendi AMa, Juara I Lomba Bertutur Kabupaten Kuansing Ratu Roslyn Hasianna, Plt Kepala Dispersip Shanti Evi Dimeti SH, Dewan Juri Elviana Fransiska, Guru Pendamping SDN 001 Perhentian Luas Susilawati SPd foto bersama, beberapa hari lalu.
TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Ratu Roslyn Hasianna, siswi kelas V SDN 001 Perhentian Luas, Kecamatan Logas Tanah Darat, sukses meraih juara pertama dalam ajang Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kabupaten Kuantan Singingi, yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kuansing, 28-29 Juli 2025.
Bertempat di lantai dasar Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip), acara dibuka secara resmi oleh Asisten III Setda Kuansing, Drs Rustam, mewakili Bupati H Suhardiman Amby.
Asisten III Setda Kuansing, Drs Rustam menekankan pentingnya literasi sejak dini sebagai bagian dari pembangunan generasi yang cerdas, kritis, dan berkarakter.
”Literasi tidak hanya membaca saja, tetapi juga bagaimana nantinya anak-anak kita mampu berpikir secara kritis, bertutur kata secara baik, serta memahami nilai-nilai budaya bangsa,” kata Rustam, Rabu (31/7).
Ratu Roslyn Hasianna tampil memukau para dewan juri dengan membawakan kisah rakyat Olang Soghak, karya Mulfransware Yusda, yang berasal dari Kecamatan Inuman.
Cerita tersebut mengisahkan tentang anak yang durhaka kepada ibunya, hingga akhirnya dikutuk menjadi elang (Olang Soghak). Sementara sang ibu berubah menjadi buaya (Si Buayo). Kisah ini sekaligus menjadi asal-usul penamaan daerah Sibuayo dan Lubuk Sipayuang.
Dengan artikulasi yang jelas, ekspresi penuh emosi, serta pemahaman mendalam terhadap nilai moral cerita, Hasianna berhasil mencuri perhatian juri dan audiens. Sehingga dia pun dinobatkan sebagai juara pertama.
Prestasi ini, membuat Ratu Roslyn Hasianna, akan mewakili Kabupaten Kuansing di ajang lomba bertutur tingkat provinsi. Para jawara dari setiap kabupaten/kota akan dipertemukan di sana.
Plt Kepala SDN 001 Perhentian Luas, Reni Indra SPd, menyampaikan rasa bangga atas capaian muridnya. Ia menilai lomba ini sebagai sarana yang tepat untuk menumbuhkan minat baca, kecintaan terhadap budaya lokal, serta melatih kemampuan komunikasi anak-anak sejak dini.
”Alhamdulillah, dalam kesempatan ini ananda Ratu Roslyn Hasianna berhasil meraih peringkat pertama lomba bertutur tingkat SD/MI se-Kabupaten Kuantan Singingi. Semoga siswi kami Ratu Roslyn Hasianna kembali menorehkan prestasinya di tingkat nasional dan menunjukkan bahwa anak-anak Kuansing mampu bersaing di kancah nasional bidang literasi dan budaya,” ujar Reni.
Lomba Bertutur ini merupakan agenda tahunan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kuansing yang bertujuan mengasah kemampuan bercerita siswa, sekaligus melestarikan kekayaan cerita rakyat Nusantara.
Tahun ini, puluhan siswa dari berbagai SD dan MI se-Kabupaten turut ambil bagian dengan membawakan cerita rakyat dari Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Kuantan Singingi.(dac/c)
Sebanyak 52 jalur telah mendaftar Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa Teluk Kuantan. Total…
Hotel Dafam Pekanbaru menghadirkan promo Merdeka Staycation Rp545.081 per malam. Tamu juga mendapat Es Merah…
DPRD Pekanbaru mengapresiasi perbaikan jalan yang dikebut Pemko, namun meminta kualitas dijaga setelah ditemukan sejumlah…
Pacu jalur Kuansing 2026 diprediksi menarik puluhan ribu pengunjung. Pemkab memastikan pasokan Pertalite dan solar…
Ketua Kwarcab Pekanbaru Sulastri meraih Lencana Darma Bakti dari Kwarnas. Penghargaan diberikan atas dedikasinya membina…
Rumah warga di Jalan Tanjung Harapan, Tembilahan, terbakar Kamis sore. Api berhasil dipadamkan sebelum merembet…