wira saputra/riau pos
SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bakal membangun jalan Desa Penyagun di Kecamatan Rangsang, Kepulauan Meranti.
Persisnya pada 2024 ini Pemkab Meranti akan dilanjutkan peningkatan dan rekonstruksi Jalan Tanjung Samak ke Repan yang melewati Penyagun dengan menggunakan anggaran DAK Penugasan 2024 sebesar Rp10.783.033.000
Selain itu peningkatan Jalan Tanjung Samak-Repan (Segmen Penyagun-Repan) dengan tekstur hotmix sepanjang 3 kilometer itu kembali dianggarkan sebesar Rp13.287.543.500.
“Pada tahun ini ruas Jalan Tanjung Samak ke Repan yang melewati Desa Penyagun akan kami bangun. Infrastruktur jalan dengan hotmix itu akan mendukung pembangunan fasilitas Rumah Sakit Pratama yang dibangun pada waktu yang sama,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Fajar Triasmoko MT, Rabu (14/2).
Tidak hanya itu, dukungan akses ke Rumah Sakit Pratama itu juga diperkuat dari sisi laut. Di mana pada tahun ini juga akan dilakukan pembangunan Pelabuhan Penyagun sebesar Rp3.100.000.000.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Meranti Agusyanto mengaku, keberadaan pelabuhan yang representatif menjadi penantian panjang warga setempat. “Pada akhir tahun 2024 ini kita akan mulai melakukan pembangunan Pelabuhan Desa Penyagun,” ujarnya.
Pembangunan tersebut, selain untuk memudahkan warga untuk melakukan penyeberangan antar kecamatan, juga digunakan untuk akses menuju Rumah Sakit Pratama.
“Anggaran pembangunannya dianggarkan dalam APBD tahun ini dengan pagu sekitar Rp3,1 miliar. Selain untuk memudahkan aktivitas penyeberangan warga juga digunakan akses antar kecamatan menuju Rumah Sakit Pratama nantinya,” katanya.
Agus juga berharap dukungan dari seluruh pihak agar apa yang menjadi harapan masyarakat dan kepala daerah berjalan lancar tanpa hambatan.
Plt Bupati Kepulauan Meranti H Asmar mengatakan, pembangunan Rumah Sakit Pratama merupakan wujud komitmen Pemkab Kepulauan Meranti dalam rangka meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Juga untuk mempermudah dan mendekatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.
“Walaupun dalam masa pemerintahan yang singkat, tapi kami bertekad untuk melakukan sesuatu yang nyata untuk masyarakat. Salah satunya adalah pembangunan Rumah Sakit Pratama di Rangsang,” kata Asmar.
Bupati menjelaskan, kehadiran Rumah Sakit Pratama itu dipandang penting untuk mendekatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya yang berada di wilayah kecamatan yang jauh dari ibukota kabupaten.
Dikatakan Asmar, terwujudnya pembangunan Rumah Sakit Pratama di Kecamatan Rangsang berkat kolaborasi banyak pihak, mulai dari pemerintahan kabupaten hingga pemerintah pusat.
Sampai akhirnya Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi daerah terpilih untuk pembangunan Rumah Sakit Pratama dan tak banyak daerah yang bisa mendapatkan.
“Untuk bisa dapat pembangunan rumah sakit ini butuh upaya yang luar biasa. Butuh banyak dukungan hingga akhirnya pembangunan rumah sakit ini bisa dibawa ke Kabupaten Kepulauan Meranti. Banyak daerah yang berharap, Alhamdulillah Kepulauan Meranti yang dapat,” tutur Asmar.(wir)
Pemko Pekanbaru memastikan program berobat gratis UHC terus berlanjut dengan anggaran Rp111 miliar setelah tunggakan…
Menkeu Purbaya menyebut APBN bisa tanpa defisit, namun berisiko besar bagi ekonomi. Defisit 2025 dijaga…
DPRD Pekanbaru mendukung Satgas Penertiban Kabel FO tetap bekerja meski perda belum disahkan demi keselamatan…
Sekda Inhu menegaskan tidak ada toleransi bagi ASN yang terlibat narkoba dan mendukung penuh proses…
Jonatan Christie menjadi satu-satunya wakil Indonesia di perempat final Malaysia Open 2026 dan siap menghadapi…
Pemkab Kepulauan Meranti mulai mencairkan gaji ASN dan PPPK Januari 2026 serta tunda bayar 2024…