Rabu, 17 Desember 2025
spot_img

MTQ Kampar ke-54 Diselimuti Debu, Panitia: Penyiraman Jalan Dilakukan Tiga Kali Sehari

KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-54 tingkat Kabupaten Kampar di Kecamatan Kampar Utara, yang berlangsung pada 8–14 November 2025, menuai keluhan dari pengunjung dan pelaku UMKM.
Mereka mengeluhkan debu tebal yang menyelimuti area bazar, terutama saat siang hari ketika aktivitas jual beli sedang ramai.

Menanggapi hal itu, pihak panitia bersama Kecamatan Kampar Utara mengambil langkah antisipatif dengan melakukan penyiraman jalan hingga tiga kali sehari untuk mengurangi debu.

Camat Kampar Utara, Syamsurizal, mengatakan bahwa pihaknya bersama panitia sudah berupaya maksimal agar area bazar tetap nyaman bagi pengunjung.
“Penyiraman kami lakukan tiga kali sehari, yakni pagi, siang, dan sore. Ini solusi terbaik yang bisa kami lakukan saat ini,” ujarnya, Senin (10/11).

Baca Juga:  DPRD Kampar Pertanyakan Pengadaan Mobil Dinas Bupati Rp1,8 Miliar

Ia menambahkan, rencana pengaspalan jalan di area tersebut sebenarnya sudah diusulkan sebelumnya, namun belum bisa terealisasi karena keterbatasan anggaran.
Terkait keluhan pedagang yang menilai penyiraman hanya dilakukan saat pembukaan MTQ, Syamsurizal menegaskan hal itu tidak benar.
“Kadang pedagang sedang sibuk sehingga tidak melihat petugas, padahal penyiraman tetap dilakukan setiap hari,” jelasnya.

Sementara itu, Kabag Kesra Setda Kabupaten Kampar Jalal Sayuti mengakui bahwa debu memang sulit diatasi sepenuhnya. Untuk membantu penanganan, pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) juga dikerahkan guna melakukan penyiraman di area bazar.

Sebagai tuan rumah MTQ ke-54, Syamsurizal berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat setempat.

Baca Juga:  IKKD DPRD Kampar Bagi-bagi Sembako Kepada Para Janda

KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-54 tingkat Kabupaten Kampar di Kecamatan Kampar Utara, yang berlangsung pada 8–14 November 2025, menuai keluhan dari pengunjung dan pelaku UMKM.
Mereka mengeluhkan debu tebal yang menyelimuti area bazar, terutama saat siang hari ketika aktivitas jual beli sedang ramai.

Menanggapi hal itu, pihak panitia bersama Kecamatan Kampar Utara mengambil langkah antisipatif dengan melakukan penyiraman jalan hingga tiga kali sehari untuk mengurangi debu.

Camat Kampar Utara, Syamsurizal, mengatakan bahwa pihaknya bersama panitia sudah berupaya maksimal agar area bazar tetap nyaman bagi pengunjung.
“Penyiraman kami lakukan tiga kali sehari, yakni pagi, siang, dan sore. Ini solusi terbaik yang bisa kami lakukan saat ini,” ujarnya, Senin (10/11).

Baca Juga:  Bersama Masyarakat Pulau Lawas, Polres Kampar Deklarasi Anti Narkoba Sekaligus Cooling System

Ia menambahkan, rencana pengaspalan jalan di area tersebut sebenarnya sudah diusulkan sebelumnya, namun belum bisa terealisasi karena keterbatasan anggaran.
Terkait keluhan pedagang yang menilai penyiraman hanya dilakukan saat pembukaan MTQ, Syamsurizal menegaskan hal itu tidak benar.
“Kadang pedagang sedang sibuk sehingga tidak melihat petugas, padahal penyiraman tetap dilakukan setiap hari,” jelasnya.

Sementara itu, Kabag Kesra Setda Kabupaten Kampar Jalal Sayuti mengakui bahwa debu memang sulit diatasi sepenuhnya. Untuk membantu penanganan, pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) juga dikerahkan guna melakukan penyiraman di area bazar.

- Advertisement -

Sebagai tuan rumah MTQ ke-54, Syamsurizal berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat setempat.

Baca Juga:  Kapolres Kampar AKBP Didik Disambut Kajari di Kantornya, Ini Yang Dibahas
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-54 tingkat Kabupaten Kampar di Kecamatan Kampar Utara, yang berlangsung pada 8–14 November 2025, menuai keluhan dari pengunjung dan pelaku UMKM.
Mereka mengeluhkan debu tebal yang menyelimuti area bazar, terutama saat siang hari ketika aktivitas jual beli sedang ramai.

Menanggapi hal itu, pihak panitia bersama Kecamatan Kampar Utara mengambil langkah antisipatif dengan melakukan penyiraman jalan hingga tiga kali sehari untuk mengurangi debu.

Camat Kampar Utara, Syamsurizal, mengatakan bahwa pihaknya bersama panitia sudah berupaya maksimal agar area bazar tetap nyaman bagi pengunjung.
“Penyiraman kami lakukan tiga kali sehari, yakni pagi, siang, dan sore. Ini solusi terbaik yang bisa kami lakukan saat ini,” ujarnya, Senin (10/11).

Baca Juga:  Lapas Bangkinang Geledah Kamar Hunian Warga Binaan

Ia menambahkan, rencana pengaspalan jalan di area tersebut sebenarnya sudah diusulkan sebelumnya, namun belum bisa terealisasi karena keterbatasan anggaran.
Terkait keluhan pedagang yang menilai penyiraman hanya dilakukan saat pembukaan MTQ, Syamsurizal menegaskan hal itu tidak benar.
“Kadang pedagang sedang sibuk sehingga tidak melihat petugas, padahal penyiraman tetap dilakukan setiap hari,” jelasnya.

Sementara itu, Kabag Kesra Setda Kabupaten Kampar Jalal Sayuti mengakui bahwa debu memang sulit diatasi sepenuhnya. Untuk membantu penanganan, pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) juga dikerahkan guna melakukan penyiraman di area bazar.

Sebagai tuan rumah MTQ ke-54, Syamsurizal berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat setempat.

Baca Juga:  Kembalikan 156 Ponsel dan Mobil Dinas, Total Nilai  Rp7,09 Miliar

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari