Pj Gubernur Riau Rahman Hadi menyerahkan Piagam Penghargaan KI Award Riau 2024 kepada Pj Bupati Inhil H Erisman Yahya di Pekanbaru
TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) meraih penghargaan Komisi Informasi (KI) Award Riau 2024 Peringkat Informatif kategori PPID Utama Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau.
Piagam Penghargaan KI Award Riau 2024 tersebut diserahkan Pj Gubernur Riau Rahman Hadi kepada Pj Bupati Inhil H Erisman Yahya di Pekanbaru, baru-baru ini.
“KI Award merupakan penghargaan yang diberikan kepada badan publik yang telah menyelenggarakan layanan keterbukaan informasi publik,” kata Erisman.
Secara pribadi Erisman merasa bangga dan memberikan selamat serta ucapan terima kasih kepada Dinas Komunikasi Informasi Persandian dan Statistik (Diskominfopers) Inhil selaku PPID Utama yang telah memberikan pelayanan dan informasi kepada masyarakat dalam mendukung keterbukaan informasi publik.
“Kami berharap penghargaan ini menjadi pemicu bagi kita semua untuk terus mendukung keterbukaan informasi publik,” ungkapnya.
Sementara itu Kepala Diskominfopers Inhil Trio Beni Putra mengatakan, pihaknya senantiasa bekerja memberikan pelayanan dan informasi kepada masyarakat dalam mendukung keterbukaan informasi publik.
“Mudah-mudahan kami dapat memenuhi apa yang diharapkan pemerintah dan masyarakat. Terutama dari sisi keterbukaan informasi publik,” jelasnya.(ind)
Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…
Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…
BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…
Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…
Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…
Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…