PANTAU TPS: Sekda Kabupaten Bengkalis H Bustami HY melakukan pemantauan di beberapa TPS di Desa Wonosari, Rabu (30/10/2019). (Erwan sani/riau pos)
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis berharap Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Wonosari dapat berkalan dengan bebas, langsung, jujur dan aman.
Untuk memastikan hal tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) H Bustami HY bersama Staf Ahli Bupati Bengkalis Bidang Ekonomi dan Keuangan Sekretariat Daerah H Indra Gunawan, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Syahrial, Forkopimda dan Perangkat Daerah terkait melakukan pemantauan di beberapa tempat pemungutan suara (TPS) di Desa Wonosari. Rabu (30/10).
Tepat pukul 10,20 WIB, mantan Kepala BPKAD Kabupaten Bengkalis tersebut hadir di Desa Wonosari Kecamatan Bengkalis untuk melakukan pemantauan di TPS pemilihan Kepala Desa Wonosari sebagai salah satu desa di antara sembilan desa yang melaksanakan Pilkades serentak 2019 gelombang III di Kabupaten Bengkalis.
Adapun TPS pertama yang dikunjungi adalahTPS 4 yang dilaksanakan di halaman Kantor LPTQ kabupaten Bengkalis, kemudian TPS 3 di kantor Perpustakaan Darul Hikmah, dan TPS 1 di halaman kantor Desa Wonosari di Jalan Wonosari.
Sekda Bustami HY mengungkapkan, apresiasi dan rasa bangganya kepada masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam menjalankan hak pilihnya, semoga dalam memilih kepala desa ini berjalan aman, tertib dan lancar.(esi)
Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…
Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…
BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…
Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…
Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…
Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…