Categories: Bengkalis

Heboh, Warga Bantan Ditemukan Meninggal di Tepi Jalan

BENGKALIS (RIAUPOS.CO)  – Siang itu, kondisi jalan lintas Bantan terlihat sepi. Namun beberapa saat kemudian warga Desa Resam Lapis dan sekitarnya mendadak geger. Warga melihat ada sesosok orang di tepi Jalan Poros Simpang Tiga Desa Resam Lapis, Senin (26/7/21) sekitar pukul 14.00 WIB tergelatak tak bernyawa.

Informasi yang berhasil dirangkum di lapangan menyebutkan, sosok mayat ditemukan dengan posisi meringkuk miring ke kiri, mengenakan baju belang-belang hijau, celana kekuningan.

Temuan mayat ini langsung ditangani pihak kepolisian dan tim kesehatan Puskesmas Selatbaru dengan standar protokol kesehatan (prokes) menggunakan alat pelindung diri (APD).

Kepala Desa Resam Lapis, Junaidi, ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan penemuan sosok mayat di tepi jalan di wilayahnya dan mengakibatkan geger itu.

Ternyata, setelah diidentifikasi bahwa korban diketahui bernama Ocong berumur sekitar 60 tahun, berjenis kelamin laki-laki, dan berdomisili seorang diri di Desa Resam Lapis.

"Korban memang tidak memiliki identitas resmi tetapi berdomisili di Desa Resam Lapis sendiri. Korban juga mengalami gangguan kesehatan kejiwaan" ujar Junaidi.

Belum diketahui pasti penyebab kematian korban, namun kuat dugaan karena mengalami sakit. Saat ditemukan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

"Korban dievakuasi ke Puskesmas dengan standar Prokes. Informasi terakhir, jenazah korban sudah dibawa pihak keluarga untuk disemayamkan karena menolak untuk diotopsi," terangnya.

Sementara itu, Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan  SIK MT melalui Kapolsek Bantan AKP Zulmar SH  juga membenarkan penemuan mayat warga Bantan di pinggir jalan.

“Kami sudah menghubungi pihak keluarganya dan dari keterangan pihak keluarganya bahwa ingatan korban bernama Musa Hitam alias Acong sedikit terganggu karena sudah tua sehingga korban sering berjalan sendiri,” ujar Kapolsek.

Dikatakan Kapolsek, korban sudah dievakuasi ke Puskesmas dengan standar Prokes. Berdasarkan kesepakatan keluarga dan pengurus kematian warga Tionghua dibawa ke rumah duka di Jalan Soekarno-Hatta Desa Berancah Kecamatan Bantan untuk penyelenggaraan kremasi.

Laporan: Abu Kasim (Bengkalis)
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

983 Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB UHTP, Mendiktisaintek Tekankan Tridarma Perguruan Tinggi

Sebanyak 983 mahasiswa baru mengikuti PKKMB UHTP 2026. Kegiatan membekali mahasiswa dengan karakter, integritas, dan…

7 jam ago

Hilang Saat Memancing di Sungai Indragiri, Ahmad Diar Ditemukan Meninggal

Ahmad Diar, warga Tembilahan, ditemukan meninggal di Sungai Indragiri setelah dilaporkan hilang saat memancing di…

8 jam ago

Pemko Pekanbaru Gelar Salat Istiska di Tengah Kabut Asap Karhutla

Pemko Pekanbaru menggelar Salat Istiska untuk memohon hujan di tengah kabut asap kiriman akibat karhutla…

8 jam ago

Kabut Asap Pekanbaru Menebal, Jarak Pandang Pengendara Terbatas hingga 3 Kilometer

Kabut asap Pekanbaru makin pekat Rabu pagi dengan jarak pandang 2,5-3 km dan kualitas udara…

8 jam ago

Kapal Ro-Ro Masuk Docking, Pelayanan Penyeberangan Bengkalis Dikeluhkan Pengguna

Pengguna Ro-Ro Bengkalis mengeluhkan antrean hingga 3 jam akibat pengurangan armada yang masuk docking pada…

9 jam ago

Usai Penggeledahan Kejari, Bupati Asmar Pastikan Pemerintahan Meranti Tetap Berjalan

Bupati Meranti Asmar menghormati penyidikan dugaan korupsi anggaran kendaraan dinas, BBM, dan pelumas yang ditangani…

9 jam ago