17-kg-sabu-dan-9-ribu-ekstasi-dimusnahkan
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis memusnahkan barang bukti (BB) narkoba jenis sabu dan ekstasi jenis happy five dengan cara diblender tim Satnarkoba Polres Bengkalis, Senin (24/2).
Adapun barang bukti yang dimusnahkan narkotika jenis sabu-sabu berat 17,554 kilogram kemudian pil ekstasi 9.798 butir.
Pemusnahan sabu-sabu dengan cara dilarutkan ke dalam air bercampur bahan kimia pembersih lantai. Sedang pil ekstasi diblender. Dalam hal tersebut, 5 orang tersangka juga ditampilkan oleh pihak kepolisian.
Pemusnahan barang bukti tersebut dilaksanakan di halaman Mapolres, Jalan Pertanian, oleh Waka Polres Kompol Kurnia Setiawan SIK, didampingi Kasatres Narkoba AKP Syahrizal dan KBO Iptu Tony Armando, turut disaksikan petugas Bea dan Cukai, Kejaksaan, Pengadilan, Assisten Setda Bengkalis, Dinas Kesehatan, Kalapas Bengkalis dan penasehat hukum (PH) para tersangka.
Waka Polres Kompol Kurnia Setyawan mengatakan, barang bukti ribuan butir pil happy five yang dimusnahkan itu merupakan pengungkapan di Jalan Lingkar PT D, Desa Air Kulim, Kecamatan Bathin Solapan pada 21 Juli 2018 silam oleh jajaran Polsek Mandau, tanpa tersangka.
"Untuk sabu-sabu pengungkapan di tepi Jalan Lintas Sungai Pakning, Desa Buruk Bakul, Kecamatan Bukit Batu, pada 22 Januari 2019 lalu pukul 11.00 WIB dan diamankan seluruhnya empat tersangka," ungkap Kompol Kurnia.
Laporan: Erwan Sani
Editor: E Sulaiman
Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…
Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…
BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…
Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…
Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…
Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…