polisi-dalami-kasus-terdamparnya-22-tki
(RIAUPOS.CO) – Kepolisian resor (Polres) Bengkalis tengah melakukan penyelidikan kasus terdamparnya 22 orang pekerja migran ilegal (PMI) atau tenaga kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia di Desa Teluk Rhu, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (13/6) lalu. Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan SIK menegaskan, pihaknya terus melakukan pendalaman dalam kasus tersebut.
AKBP Hendra mengaku, hingga saat ini belum ada pihak yang bertanggung jawab apalagi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
“Saat ini masih proses pendalaman dan sudah dilakukan pemeriksaan kepada 22 orang TKI itu dan belum ada penetapan tersangka,”ujar kapolres saat berada di Makodim 0303/Bengkalis, Rabu (17/6).
Menurut kapolres, pekerja migran sudah dipulangkan di daerah masing-masing, Senin (15/6). Mereka ada berasal dari Aceh, Jambi dan Medan.
“Pekerja migrannya sudah kita pulangkan ke daerah masing-masing. Ada dari Aceh, Jambi dan Medan,” tuturnya.
Diterangkan AKBP Hendra, dari hasil pemeriksaan para pekerja yang pulang secara ilegal itu tidak mengenal dengan pemilik kapal. Mereka difasilitasi oleh pihak lain dan membayar biaya berangkat sebesar 1.300 ringgit atau sekitar 3 juta-an perorang.
“Kalau dari pemeriksaan mereka tidak mengenal dengan tekong (pemilik, red). Mereka hanya dibawa dari Malaysia kemudian dikenalkan dengan taksi gelap dibawa ke sebuah hotel kemudian baru dibawa ke pantai naik kapal menuju Dumai. Karena ada sedikit trouble akhirnya diturunkan di Rupat,” terang kapolres.
Diketahui sebelumnya, sebanyak 22 pekerja migran ilegal (PMI) yang bekerja di Malaysia pulang ke tanah air lewat Rupat Utara secara ilegal atau tidak resmi menggunakan kapal laut jenis speed boat.(nda)
Laporan ERWAN SANI, Teluk Rhu
IPC Terminal Petikemas mempercepat digitalisasi layanan pelabuhan untuk meningkatkan efisiensi bongkar muat dan mendukung arus…
Sebanyak 304.717 warga kurang mampu di Pekanbaru menikmati layanan kesehatan gratis melalui program UHC hanya…
Universitas Riau mengukuhkan delapan profesor baru sebagai penguatan riset dan kontribusi intelektual dalam mendukung pembangunan…
Pemko Pekanbaru melarang penebangan pohon besar tanpa izin. Kebijakan ini mendukung program Green City dan…
Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar patroli Blue Light dini hari dan mengamankan 12 sepeda motor pelanggar…
PT Butala Menang Abadi meluncurkan Menang Member Card di awal 2026 untuk mempermudah jemaah umrah…