Categories: Bengkalis

Edarkan Narkoba, Dua Pria Bengkalis Ditangkap Polisi

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) —  Dua laki-laki ditangkap tim Satnarkoba Polres Bengkalis. Keduanya jadi bandar narkoba jenis sabu. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kini kedua tersangka mendekam di sel Mapolres Bengkalis.

Kasat Resnarkoba Polres Bengkalis Iptu Tony Armando SE melalui Kanit Resnarkoba mengatakan, penangkapan kedua tersangka bandar sabu itu berawal dari informasi warga setempat.

"Ya, ada informasi dari warga ke kami, bahwa ada sebuah rumah di Jalan Utama Desa Penebal, Kecamatan Bengkalis, diduga jadi tempat transaksi sabu. Jadi kami langsung menindaklanjuti informasi itu. Ternyata benar kami berhasil menangkap seorang laki-laki berinisial MF alias Usup," ujar  Kasat Resnarkoba.

Setelah tersangka Usup diamankan, tim Resnarkoba langsung menggeledah rumahnya dan ditemukan barang bukti sabu sebanyak 7 paket dan 2 bungkus plastik, yang berisi plastik kecil di dalam sebuah dompet kecil warna abu-abu.

Tak bisa diam ketika diinterogasi, Usup pun "bernyanyi" dari mana barang haram tersebut didapat. Ia mengaku 7 paket sabu miliknya itu diperoleh dari A alias Kentang yang rumahnya tidak jauh dari rumah Usup.

Mendengar pengakuan tersangka Usup, polisi pun langsung ke rumah tersangka Kentang. Sekitar pukul 5 subuh, tersangka Kentang pun berhasil dibekuk di rumahnya. Dari rumah tersangka Kentang diamankan 2 paket sabu yang disembunyikan di belakang jam dinding.

Setelah diinterogasi kata Toni, tersangka Kentang mengaku bahwa sabu milik Usup tersebut memang darinya. Termasuk 7 paket dan 2 paket itu diperoleh dari rekannya berinisial I. Kini nama I masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Ya, sudah kita lakukan pengembangan terhadap I (DPO) namun belum berhasil," ujar Toni.

Kemudian kedua tersangka dan barang bukti sabu seberat 6,03 gram, 2 bungkus plastik peck, 1 unit timbangan digital, 3 gunting press, 1 dompet warna abu-abu tempat penyimpanan sabu dan 4 unit HP dibawa ke Mapolres Bengkalis.

"Setelah kami periksa, kedua tersangka mengaku sebagai pengedar dan juga bandar. Usup dan Kentang juga mengaku sudah pernah masuk penjara," ujarnya.

Laporan: Abu Kasim (Bengkalis)
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

BRK Syariah Resmikan Rahn Gadai Emas di Bintan, Solusi Pembiayaan Kini Makin Mudah

BRK Syariah resmi meluncurkan layanan Rahn Gadai Emas di Bintan untuk memperluas akses pembiayaan syariah…

7 jam ago

Menjangkau Pelosok, PLN Gencarkan Literasi Digital Kelistrikan di Tapung Hilir

PLN UIP Sumbagteng menggelar sosialisasi PLN Mobile di Tapung Hilir untuk memperluas literasi digital kelistrikan…

10 jam ago

Harga Karet Kuansing Makin Nanjak, Pekan Ini Tembus Rp20.125 per Kg

Harga karet petani Kuansing kembali naik menjadi Rp20.125 per kilogram. Produksi meningkat seiring membaiknya harga…

12 jam ago

Sidak Kecamatan Marpoyan Damai, Wako Pekanbaru Minta Pelayanan Lebih Cepat

Wali Kota Pekanbaru sidak Kecamatan Marpoyan Damai dan menekankan pelayanan cepat serta kenyamanan warga.

1 hari ago

Distankan Pekanbaru Periksa 3.754 Hewan Kurban, Belum Temukan Kasus Penyakit

Distankan Pekanbaru telah memeriksa 3.754 hewan kurban dan memastikan belum ditemukan kasus penyakit.

1 hari ago

Tiga Wakil Rektor Umri Dilantik, Siap Perkuat Tata Kelola Berstandar Internasional

Umri melantik wakil rektor baru dan menargetkan penguatan tata kelola kampus menuju standar internasional.

1 hari ago