DURI (RIAUPOS.CO) – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis nomor urut 4, Indra Gunawan dan Samsu Dalimunte kembali menerima keluhan masyarakat soal nasib guru honor dalam kampanye dialogisnya di Duri, Kabupaten Bengkalis, Senin (12/10/2020) sore.
Pada sesi dialog, lelaki yang biasa dipanggil Eet tersebut mendapat keluhan itu dari masyarakat yang berprofesi sebagai tenaga pendidik. Persoalan guru honor rupanya menjadi prioritas bagi pasang ESA ini.
"Ya soal guru honor jadi perhatian kami. Dari MDTA itu tak pantas dapat 700 ribu, bahkan sejak Covid-19 dipotong jadi 500 ribu. Kami ingin ini dioptimalkan, kalau honorer dari Kemenag ini kami upayakan bisa dapat 1,3 sampai 1,7 juta per bulan," kata Eet, kepada Riaupos.co, Senin (12/10).
Kemudian soal guru honorer pemerintah daerah, dia berjanji akan menyetarakan pendapatan perbulannya setara upah minimum provinsi (UMP).
"Honor daerah minimalnya mesti standar UMP," tuturnya.
Hal ini, kata dia, bisa terwujud apabila pemerintah daerah peduli dan mendengar aspirasi dari masyarakat tersebut.
"Masalah ini semua bisa terselesaikan," katanya.
Di samping itu, warga juga mengeluhkan soal biaya kesehatan yang mahal. Di kesempatan itu, mantan Ketua DPRD Provinsi Riau ini berjanji akan menanggung biaya BPJS Kesehatan bagi masyarakat jika ESA menang.
"Soal BPJS memang itu harga mati. Pemerintah garda terdepan untuk membiayai dari segi kedehatan, akan dianggarkan dari APBD. Ini urusan wajib, masyarakat tak akan menanggung beban itu lagi," katanya mengakhiri.
Laporan: Panji Syuhada (Duri)
Editor: Hary B Koriun
Agung Toyota membuka program trade in New Hilux di Riau. Konsumen dapat menukar mobil lama…
Pawai Gebyar Scooter Lancang Kuning ke-16 di Bengkalis berlangsung meriah dengan peserta dari berbagai provinsi…
SSB PTPN IV Regional III juara Liga TOPSkor Pekanbaru 2026 dan berhak mewakili Riau pada…
Galeri24 Pegadaian menghadirkan Promo Kicau dengan diskon 1,5 persen untuk pembelian emas batangan selected item…
ICW menyoroti pengadaan 80 ribu pikap Kopdes Merah Putih yang diduga memiliki potensi rente hingga…
Sekitar 48 ribu warga Kota Padang masih menganggur. Pemko memperkuat pelatihan berbasis kebutuhan industri untuk…