Categories: Bengkalis

Tiga Wartawan Online Diserang Warga dengan Sajam

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Tiga orang wartawan online, di antaranya Zul Azmi (Suaralira.com), Sofian (bekawan.com) dan Mulyadi (Cibernews.com), diserang oleh oknum warga dengan menggunakan parang. Peristiwa itu terjadi, Ahad (8/8) ketika ketiganya sedang melakukan tugas liputan terhadap proyek pengaman pantai pulau terluar di Desa Pambang Pesisir, Kecamatan Bantan,Bengkalis.

''Ya benar, kami diserang oleh pekerja bernama Ishak dengan menggunakan parang. Nyaris terkena sabetan ketika melakukan liputan terhadap pekerjaan proyek pengaman pantai. Kasus ini sudah kami laporkan ke Polres Bengkalis,'' ujar Mulyadi kepada wartawan, Rabu (11/8).

Diceritakan Mulyadi, dirinya bersama dua rekan wartawan sampai di lokasi sekitar pukul 12.00 WIB. Sebelumnya sudah menginformasikan kepada Kepala Desa Pambang Pesisir bahwa mereka turun ke lokasi pekerjaan.

 ''Sampai di lokasi, kami turun mengambil dokumentasi terhadap pekerjaan di bibir pantai tersebut. Dan tidak berselang lama, datang pelaku (Ishak, red) dan kemudian melontarkan kata-kata dengan nada tinggi terhadap kami,'' terang Mulyadi.

Setelah itu, jelas Mulyadi, dirinya bersama dua rekannya mencoba menemui pengawas lapangan, yang bernama Agus Salim untuk mendapatkan konfirmasi. Karena sebelumnya Sofian sudah menelepon yang bersangkutan dan diminta untuk datang ke rumahnya.

''Ternyata Agus Salim ketika kami datang di rumahnya tidak muncul. Kemudian datang seorang warga bernama Anwar mengatakan bahwa Agus Salim tidak berada di rumah,'' terang Mulyadi.

Tak berselang lama, lanjut Mulyadi,  Ishak juga muncul di depan rumah tersebut dengan membawa sebilah parang dan langsung mengayunkan parang ke arahnya yang waktu itu sedang duduk.

Karena merasa terancam ia pindah duduk ke arah motornya. Kemudian Ishak menghampiri Sofian yang saat itu juga sedang duduk di motor dan langsung mengayunkan parangnya. Namun tebasan tersebut cepat dielak Sofian dan hanya mengenai motor dan tas yang berada di stang motor.

''Melihat tebasan tersebut Sofian langsung meloncat dari motor dan kemudian Ishak kembali mengejar Sofian dengan mengayunkan parang dan Sofian langsung meminta agar tidak melakukan aksi brutalnya,'' jelas Mulyadi.

Sementara itu, Pasla selaku Kepala Desa Pambang Pesisir yang dikonfirmasi wartawan sebelumnya mengatakan, peristiwa tersebut dirinya tidak mengetahui. Namun, saat korban turun ke lokasi, sudah meminta izin untuk mengambil dokumentasi gambar.

''Saya tidak tahu ceritanya. Tapi, sedikit saya mendengar ada kejadian itu. Sepeda motor rusak dan tas salah seorang LSM rusak, akibat terkena sabetan senjata tajam. Memang kegiatan itu, pelaksananya berasal dari Pekanbaru, sementara pekerjanya adalah warga di sana,'' kata Pasla.

Sementara itu, Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan  SIK MT ketika dikonfirmasi Riau Pos, Rabu (11/8) mengakui peristiwa tersebut. Pihaknya saat ini masuh melakukan pengembangan, terhadap laporan dari tiga wartawan tersebut.(ksm)

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Tiga Goweser Padati Bike Community Siap Mengayuh di Riau Pos Fun Bike 2026

Padati Bike Community Pariaman mengirim tiga goweser untuk ikut Riau Pos Fun Bike 2026, mendukung…

7 menit ago

Jambret Berujung Maut di Bukit Raya, Korban Tewas, Pelaku Diamuk Massa

Aksi penjambretan di Bukit Raya berujung maut. Korban tewas saat mempertahankan tas, dua pelaku diamankan…

30 menit ago

Ajang Koci Riau 2026, Kennedy–Melissa Raih Mahkota Juara

Kennedy dan Melissa resmi dinobatkan sebagai Koko Cici Riau 2026 dalam grand final di Mal…

1 jam ago

Antusias Pelajar SMAN 6 Warnai Roadshow Kopi Good Day Goes to School

Roadshow Kopi Good Day Goes to School kembali digelar di SMAN 6 Pekanbaru dan disambut…

1 jam ago

Kemenbud Tetapkan Museum Sang Nila Utama Naik Status Tipe B

Museum Sang Nila Utama Pekanbaru resmi ditetapkan sebagai museum Tipe B oleh Kementerian Kebudayaan RI…

1 jam ago

BPBD Siak Pastikan Video Serangan Harimau di Kandis Hoaks

BPBD Siak, polisi, dan BBKSDA memastikan video dugaan serangan harimau di Kandis adalah hoaks dan…

2 jam ago