Para pemohon paspor di Kantor Imigrasi Bengkalis meningkat pasca-Ramadan dan Idulfitri, Jumat (11/4/2025). (istimewa)
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Pasca-Ramadan dan Idulfitri 1446 Hijriyah, permohonan paspor di Kantor Imigrasi Bengkalis meningkat. Tercatat peningkatan permohonan paspor, menjelang dan setelah cuti bersama Lebaran 2025.
Meskipun tanggal 8 April masih termasuk dalam masa work from anywhere (WFA), pelayanan di Kantor Imigrasi Bengkalis kembali berjalan normal.
“Ya, pelayanan kami tetap berjalan seperti biasa karena kami berada di bidang pelayanan langsung kepada masyarakat,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis, Agners Pramudya melalui Kepala Seksi Lalu Lintas dan Izin Keimigrasian (Lalintalkim), Rangga Kharisma Putra, Jumat (12/4/2025).
Baca Juga: Imigrasi Langsung Layani 300 Permohonan Paspor
Rangga menjelaskan, bahwa tren permohonan paspor mengalami peningkatan setelah bulan puasa. Meski terjadi, jumlahnya masih dalam kategori wajar karena belum melebihi kuota harian yang tersedia.
Menurutnya, kuota harian sebanyak 50 orang, dan masih belum terisi penuh. Contohnya, pada Selasa (8/4/2025) terdapat 38 pemohon, Rabu (9/4/2025) sebanyak 39 pemohon dan Kamis ada 42 pemohon.
Ia menambahkan, bahwa selama bulan Ramadan, jumlah permintaan turun cukup drastis. Di bulan puasa pemohon hanya sekitar 20 orang per hari, sekarang sudah meningkat. Meski begitu, peningkatannya tidak signifikan dan masih terkelola dengan baik.
Baca Juga: Imigrasi Riau Lantik 11 Pejabat Fungsional
Menurut Rangga, dari 50 kuota harian, 5 di antaranya diperuntukkan bagi layanan prioritas. Permohonan paspor digunakan untuk keperluan wisata, sedangkan untuk umrah hanya satu atau dua pemohon.
“Sedangkan pendaftaran paspor untuk tenaga kerja menunjukkan tren yang mulai meningkat, sementara permohonan paspor untuk ibadah haji belum tercatat secara signifikan,” jelasnya.
Harry Kane menolak dibandingkan dengan Erling Haaland jelang laga Inggris vs Norwegia dan optimistis The…
Polsek Mandau menangkap pria berinisial MR dalam kasus dugaan peredaran sabu. Polisi menyita 32 paket…
Persaingan Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru makin ketat. Sebanyak 120 atlet muda masih…
Pembangunan Sekolah Rakyat di Kuansing telah mencapai 82 persen. Plt Bupati Muklisin meminta kontraktor menjaga…
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…