Categories: Bengkalis

MUI dan Pemkab Bukukan Ulama Negeri Junjungan

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Berangkat dari sebuah kepedulian terhadap sejarah perkembangan pendidikan Islam di Kabupaten Bengkalis, sehingga dapat diketahui masyarakat saat ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bengkalis bersama Pemkab akan membuat buku profil ulama-ulama kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini.

“In sya Allah sesuai rapat kecil pengurus MUI Kabupaten Bengkalis, kita sepakat akan membuat buku profil ulama-ulama yang sangat berjasa dan berpengaruh terhadap perkembangan Islam di Kabupaten Bengkalis,” ujar Ketua MUI Bengkalis H Amrizal usai memimpin rapat di ruang pertemuan Sekretariat MUI Jalan Antara, Bengkalis, Selasa sore (7/1).

Menurut Amrizal, wacana ini merupakan sebagai sumbangsih salah seorang pengurus MUI, Rianto yang memandang bahwa di era milenial ini masyarakat sudah banyak tidak mengetahui ulama-ulama yang sangat berjasa mengembangkan ajaran Islam di kabupaten ini.

Hal ini pun didukung oleh sejumlah pengurus MUI lainnya, seperti Suwarto (anggota Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat), Muhammad Sidik (Wakil Ketua Dewan Pertimbangan), Ali Ambar (Wakil Ketua Umum MUI), Amri (Ketua Komisi Fatwa), Ahmad Fadhli Saputra (Anggota Komis Fatwa), Suyendri (Ketua Komisi Pendidikan, Kaderisasi dan Penelitian), dan sejumlah anggota lainnya.

“Mudah-mudahan profil ulama ini dapat menjadi bukti sejarah yang akurat dan menjadi informasi bagi masyarakat sehingga tahu bahwa di Kabupaten Bengkalis tidak sedikit ulama-ulama yang berperan penting dalam menyebarkan ilmu agama yang sampai hari ini masih dapat dinikmati,” ucapnya.

Di samping itu, berawal dari keperihatinan terhadap masyarakat yang lupa, belum atau tidak mengerti tatacara ibadah ketika dalam keadaan sakit, MUI juga akan membuat buku panduan, khususnya bagi masyarakat yang dirawat di rumah sakit.

“Ini juga gagasan yang akan kita lakukan secara bersama. Sehingga dengan demikian dapat dimanfaatkan oleh pasien di rumah sakit, yang berkemungkinan sifatnya akan seperti buku saku bagi pasien atau keluarga yang menjaganya,” jelasnya.(esi)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Remisi Lebaran Dibagikan, 760 Warga Binaan Lapas Tembilahan Tersenyum Bahagia

Sebanyak 760 warga binaan Lapas Tembilahan menerima remisi Idulfitri 1447 H, dua di antaranya langsung…

12 jam ago

Diguyur Hujan, Warga Tetap Antusias Salat Id Bersama Wako Pekanbaru

Hujan deras tak surutkan antusias warga Pekanbaru Salat Idulfitri bersama wali kota. Lokasi dipindah ke…

12 jam ago

Hilal Syawal Belum Terlihat Rabu Malam, Pemerintah Arab Saudi Tetapkan Idulfitri Jumat 20 Maret

Hilal belum terlihat, Arab Saudi tetapkan Syawal Jumat 20 April 2026

3 hari ago

Viral! Penjambret di Pekanbaru Rampas Uang Santunan Anak Yatim

Aksi penjambretan uang santunan anak yatim di Pekanbaru viral. Pelaku berpura-pura bertanya sebelum merampas amplop…

4 hari ago

Jelang Lebaran, Jalan Teluk Leok Mulai Diperbaiki, Warga Bisa Segera Melintas

Pemko Pekanbaru mempercepat perbaikan jalan rusak jelang Idulfitri. Jalan Teluk Leok ditargetkan bisa dilalui aman…

4 hari ago

Jelang Idulfitri, 2.401 Guru di Pekanbaru Dapat Insentif Ramadan

Pemko Pekanbaru salurkan insentif Ramadan kepada 2.401 guru. Guru honor komite dapat tambahan hingga Rp600…

4 hari ago