Sejumlah petani karet saat menimbang karet dalam pelelangan karet yang diselenggarakan melalui UPPB Desa Petani, Senin (6/5/2024). (disbun bengkalis untuk riau pos)
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Bengkalis terus berupaya membantu para petani meningkatkan harga jual karet di tingkat petani. Ini dilakukan melalui Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) Desa, yang sudah dibentuk beberapa tahun lalu dan dampak peningkatan harga karet di tingkat petani sangat siginifikan.
“Alhamdulillah, sejak dibentuknya UPPB dengan melakukan pelelangan karet dari sebelumnya harga di tingkat pengepul berkisar antara Rp6.500-Rp7.500 per kilogram. Namun pada saat diluncurkan Bupati Bengkalis Kasmarni dua tahun lalu, harganya mencapai Rp11 ribu lebih per kilogram,” ujar Kepala Disbun Bengkalis Muhammad Azmir, Senin (6/5).
Ia menyebutkan, harga pelelangan karet yang digelar di UPPB Desa Petani, Senin (6/5) berhasil menembus harga Rp13.265 per kilogram. Bahkan berdasarkan pantauan Dinas Perkebunan dalam satu bulan ini, harga karet di UPPB Desa Petani berada di atas harga Rp13 ribu perkilogram.
Azmir menyampaikan, Disbun Bengkalis akan terus memantau keaktifan UPPB-UPPB desa yang telah ada, dan juga akan terus berinovasi membentuk UPPB desa yang baru, khususnya di kecamatan sebagai sentral tanaman karet dan juga sebagai lokasi binaan prioritas Disbun Bengkalis.
“Kita akan fokus membentuk UPPB desa di Kecamatan Rupat Utara, dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani karet di Kabupaten Bengkalis, sehingga harga karet di tingkat petani dapat maksimal demi terwujudnya visi Bengkalis Bermarwah Maju dan Sejahtera,” ujarnya.(ksm)
Tim putra SMA Darma Yudha Pekanbaru keluar sebagai champion Riau Pos-Honda HSBL 2026 Pekanbaru Series…
Ditbinmas Polda Riau menggelar sosialisasi Uji Kompetensi Satpam sekaligus meresmikan inovasi pelayanan Perpanjangan KTA Satpam…
Gajah jinak bernama Diego (17) mati di PLG Minas akibat infeksi pencernaan kronis. Ini menjadi…
Sektor putri SMAN 1 Pekanbaru dan SMA Darma Yudha sukses melaju ke partai final HSBL…
Sekda nonaktif Kuansing Zulkarnain didakwa menyuap Bupati nonaktif Suhardiman Amby dengan dua mobil mewah demi…
Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…