Kajati Provinsi Riau Akmal Abbas saat menggelar silaturahami bersama Pembina Yayasan Nurul Tauhid Danil Ginting dan sejumlah ustaz dan santri pondok pesantren, Sabtu (3/2/2024). (RPG)
BATHINSOLAPAN (RIAUPOS.CO) – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau Akmal Abbas SH MH melakukan kunjungan dan silaturahmi ke Pondok Pesantren Nurul Tauhid, Desa Petani Kecamatan Bathin Solapan, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Toharudin, Sabtu (3/2) .
Rombongan Kajati disambut pimpinan Pondok Pesantren Nurul Tauhid Safridah serta para santri yang berlangsung penuh hangat.
Pada kesempatan itu, Safridah menyampaikan, selamat datang dan ucapan terima kasih atas silaturrahmi Kajati Riau di Pondok Pesantren Nurul Tauhid.
Ia juga menyampaikan, bahwa Pondok Pesantren tersebut sudah berdiri sejak 1999, namun izin operasionalnya baru dikeluarkan pada 2010.
“Kepada pemerintah daerah maupun provinsi melalui Bapak Kajati, mohon kiranya bisa memfasilitasi bantuan untuk belajar anak-anak, karena pembangunan asrama maupun ruang belajar masih banyak belum memadai,” sebut Safridah.
Ia juga menjelaskan, bahwa di Ponpes Nurul Tauhid ini 80 persen anak yatim piatu, dan seluruh biaya pendidikan ditanggung pihak yayasan dan tergantung dari perekonomian peserta didik.
Selain itu lanjutnya, karena rata-rata peserta didik berasal dari daerah terpencil, pihak yayasan tidak bisa menerima murid untuk diasramakan, hal ini dikarenakan kurangnya asrama untuk menampung mereka, meskipun peraturan di sini harus diasramakan.
Sementara itu, Kajati Riau Akmal Abbas mengatakan, dirinya sudah lama mau bersilaturrahmi di Ponpes Nurul Tauhid ini. Ia juga akan selalu berusaha untuk menambah apa yang menjadi kebutuhan Ponpes Nurul Tauhid ini, dan akan memfasilitasi melalui provinsi dan daerah.
“Ponpes ini merupakan salah satu sarana untuk peningkatan SDM yang sejalan dengan program pemerintah daerah, dan ini harus diperhatikan,” jelas Akmal.
Sementara itu Toharudin juga menyampaikan, bahwa pemerintah daerah senantiasa siap memberikan dukungan serta memajukan pendidikan berbasis pondok pesantren, agar ke depannya kita senantiasa memiliki generasi berilmu, beriman dan berakhlakul karimah.
“Tentunya pemerintah terus berupaya untuk memajukan Pendidikan Ponpes Nurul Tauhid ini, dan siap memberikan bantuan sesuai dengan regulasi yang ada,” ujar Toha.
Visi pemerintah yakni mewujudkan Kabupaten Bengkalis bermarwah, maju dan sejahtera.(ksm)
Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Siak meringkus dua dari empat pelaku jambret asal Pekanbaru yang…
Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir mencatat lonjakan kasus DBD dan malaria hingga September 2026, serta…
KPJ Healthcare Malaysia dan BRK Syariah menggelar health talk di Pekanbaru untuk mengedukasi masyarakat mengenai…
BKPSDM Kabupaten Rokan Hilir menyerahkan SK Pelaksana Tugas (Plt) untuk mengisi kekosongan posisi pimpinan di…
Satu korban hilang akibat galodo Solok ditemukan meninggal dunia pada Jumat (25/9/2026). Total korban jiwa…
Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Bengkalis menggagalkan penyelundupan 28,3 kg sabu jaringan internasional dan menangkap…