Categories: Riau

Seludupkan Ribuan Garmen, Dua Kapal Importir Ditahan

MERANTI (RIAUPOS.CO) — Direktorat Polisi Perairan Polda Riau mengamankan dua unit kapal importir di perairan Kepulauan Meranti yang bergerak dari negara tetangga Malaysia. Dua unit kapal itu adalah KM Rupat Jaya I dan KM Hengki Jaya I. Kedua kapal tersebut berisi ribuan helai garmen campuran dari hasil tegahan mereka beberapa hari sebelum ini, (26/10).

Seperti dibeberkan Kasubdit Gakkum Polair Polda Riau AKBP Wawan Setiawan MH kepada Riau Pos, Rabu (30/10) pagi.

Menurutnya modus importir dalam memasukkan barang haram tersebut menggunakan draf manifest muatan legal. Diceritakannya, semula akhir pekan lalu (26/10) sekira pukul 13.30 WIB dua dari satu unit kapal patroli mereka IV-2003 mendapati dua kapal yang kandas di perairan dangkal di perairan Tanjung Melai, Kecamatan Rangsang Barat, Kepulauan Meranti. "Saat patroli rutin di sana kedua awak kapal minta bantu karena kapal mereka kandas. Memang ketika itu air laut sedang surut," ungkapnya.

Namun untuk proses evakuasi tidak bisa langsung dilakukan sebelum air laut naik. Menjelang air laut pasang tinggi, pihaknya minta kapal patroli IV-1009 merapat ke lokasi tersebut.

"Setelah air pasang baru kami dengan satu kapal patroli lainnya merapat ke sana," ujarnya.

Sambil berlangsungnya proses evakuasi, mereka melakukan pengecekan terhadap manifest.

"Dalam manifest muatannya legal. Namun setelah dicek ternyata rata-rata muatannya pakaian bekas," ungkapnya. "Masing masing kapal bermuatan 100 bal garmen bekas campuran, ada langsi pintu, hingga pakaian. Jadi totalnya ada 200 bal yang telah pres. Di sisi lain muatan legal terdapat drum, kantong pelastik, pelampung dan jaring," tambahnya.

Menurut pasal yang diterapkan pasal 102 hurup A jo Pasal 7 A ayat 2 UU RI no 17 tahun 2006 tentang perubahan atas UU Ri No 10 tg1995 tentang Kepabeanan, pihaknya akan menyerahkan perkara tersebut ke Bea dan Cukai Selatpanjang.  "Kami akan limpahkan ke Bea Cukai Meranti. Dikarenakan penyidikan tentang perkara ini dalam aturannya merupakan kewenangan Bea dan Cukai," ujarnya.(wir)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

WNA Asal India Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Hotel Jalan Hang Tuah Duri

Seorang WNA asal India berinisial SR (61) ditemukan tidak bernyawa di kamar hotel kawasan Jalan…

22 jam ago

Polda Riau Libatkan Bhabinkamtibmas dalam Program Rehabilitasi Mangrove M4CR

Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Riau Kombes Pol Eko Budhi Purwono memperkuat komitmen menjaga ekosistem pesisir…

22 jam ago

Truk Tonase Besar Kembali Marak di Jalan HR Soebrantas, Anggota DPRD Pekanbaru Roni Pasla Angkat Suara

Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Roni Pasla mendesak Dishub dan Polresta Pekanbaru bertindak tegas menertibkan…

22 jam ago

Total 683 Dapur Beroperasi di Riau, BGN Targetkan 1,5 Juta Penerima Manfaat

Badan Gizi Nasional meresmikan 87 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Riau untuk mendukung…

1 hari ago

Cegah Peredaran Barang Haram, Polsek Kampar Kiri Gelar Razia Kafe Malam Hari

Polsek Kampar Kiri menggelar razia pencegahan narkotika di sebuah kafe di Desa Lipat Kain Utara,…

1 hari ago

Beroperasi Selama 31 Tahun, Mall Legendaris Plaza Citra Pekanbaru Tutup Permanen

Pusat perbelanjaan legendaris Plaza Citra Pekanbaru resmi menghentikan operasional secara permanen setelah 31 tahun melayani…

1 hari ago