Categories: Riau

Belum Ada Peningkatan Arus Mudik Imlek

SELATPANJANG(RIAUPOS.CO) – Libur nasional Tahun Baru Imlek 2573 jatuh pada 1 Februari 2022 mendatang. Artinya, hanya tinggal beberapa hari saja waktu itu akan tiba. Namun belum terjadi peningkatan arus mudik di Pelabuhan Domestik Tanjung Harapan, Selatpanjang.

Demikian disampaikan Petugas Keselamatan Berlayar, Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Selatpanjang, Ruzianto kepada wartawan, Ahad (30/1).

"Hari ini, dan kemaren, masih biasa saja. Jumlah penumpang kapal yang tiba dan naik di Pelabuhan Tanjung Harapan. Sehari hanya 800-an orang saja," katanya.

Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang, pihaknya hanya mengatur olah gerak kapal dan memastikan berjalan sesuai standar keselamatan. Sementara, untuk memastikan standar kesehatan sesuai protokol Covid-19 menjadi kewenangan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

"Kita sudah koordinasikan soal standar kesehatan dalam perjalanan kapal kepada  KKP. Untuk antisipasi yang lebih luas dalam menjamin penumpang kapal dapat mengikuti protokol Covid-19 menjadi kewenangan Satgas Covid-19 daerah. Pihaknya (KSOP) hanya memfasilitasi dan membantu di kawasan pelabuhan saja," terangnya.

Namun langkah antisipasi dan persiapan, mereka juga telah melakukan penambahan armada sejak  Sabtu (29/1) kemaren.

"Agen kapal sudah mengajukan penambahan armada untuk berangkat dan tiba ke Selatpanjang," katanya.

Secara rinci, dia mengungkapkan penambahan terjadi terhadap Kapal Motor Vessel (MV) atau Kapal Ferry. Di mana, jika sebelumnya kapal kebetangkatan home base hanya satu unit saja. Namun sejak kemarin sudah menjadi dua unit.

"Mulai kemaren, ada dua unit kapal yang berangkat dari Selatpanjang yakni MV Batam Jet Pukul 07:30 WIB dan Dumai Ekspress Pukul 08:00 WIB," katanya.

Selain itu, untuk kedatangan atau singgah di Pelabuhan Tanjung Harapan juga mengalami peningkatan. "Kapal Ferry yang singgah dari keberangkatan Batam untuk menaikkan dan menurunkan penumpang di Pelabuhan Tanjung Harapan juga meningkat pada siang hari. Selain itu juga ada kapal Ferry dari Tanjung Buton ke Selatpanjang dengan tujuan akhir Batam satu unit," ujarnya.

Kemudian, untuk keberangkatan speed boat (SB) dari Selatpanjang ke Pekanbaru dan sebaliknya pada sore hari juga mengalami penambahan. Jika sebelumnya hanya satu saja, kini juga bertambah menjadi dua unit SB.

"Jadi yang berangkat dan tiba nantinya Nagaline dan Meranti Ekspress. Kalau sebelumnya, hanya satu unit dengan sistem bergantian. Tapi mulai kemarin keduanya akan jalan setiap hari," tambahnya.(gem)

Laporan WIRA SAPUTRA, Selatpanjang

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Atasi Lambatnya Bongkar Muat, IPC TPK Fokus Digitalisasi Layanan Pelabuhan

IPC Terminal Petikemas mempercepat digitalisasi layanan pelabuhan untuk meningkatkan efisiensi bongkar muat dan mendukung arus…

15 jam ago

304.717 Warga Pekanbaru Nikmati Layanan UHC Gratis Cukup Pakai KTP

Sebanyak 304.717 warga kurang mampu di Pekanbaru menikmati layanan kesehatan gratis melalui program UHC hanya…

15 jam ago

Pengukuhan Delapan Guru Besar Unri Jadi Momentum Penguatan Riset dan Inovasi

Universitas Riau mengukuhkan delapan profesor baru sebagai penguatan riset dan kontribusi intelektual dalam mendukung pembangunan…

16 jam ago

Jaga Lingkungan, Pemko Pekanbaru Terbitkan SE Larangan Tebang Pohon

Pemko Pekanbaru melarang penebangan pohon besar tanpa izin. Kebijakan ini mendukung program Green City dan…

16 jam ago

Tekan Balap Liar dan Knalpot Brong, Polisi Sita 12 Motor di Pekanbaru

Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar patroli Blue Light dini hari dan mengamankan 12 sepeda motor pelanggar…

2 hari ago

Inovasi Layanan Umrah, Menang Tour & Travel Launching MMC

PT Butala Menang Abadi meluncurkan Menang Member Card di awal 2026 untuk mempermudah jemaah umrah…

2 hari ago