Categories: Riau

Progres Pembangunan Jembatan Siak-Perawang 53 Persen, Wagub Tegur PPK

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution, menegur Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Jembatan Batas Siak-Perawang. Pasalnya, hingga saat ini progres pembangunan jembatan tersebut baru mencapai 53 persen.

Teguran tersebut, disampaikan Wagubri Edy Nasution saat kunjungan kerja (kunker) meninjau pembangunan Jembatan Batas Siak-Perawang, Senin (29/11). Kunker Wagubri tersebut, juga didampingi Kepala Inspektorat Riau, Sigit Juli Hendriawan, Kepala Dinas PUPR Riau, Taufiq OH, Kepala Dinas Pendidikan Riau, Zul Ikram dan Kepala Biro ULP Riau, Agussalim.

"Saya minta PPK bertanggung jawab dengan kegiatan ini. Jika memang tidak yakin bilang tidak yakin karena saya tidak mau hanya omongan saja," tegas Wagubri.

Bedasarkan laporan yang ia terima, pihak kontraktor menyampaikan bahwa mereka yakin bisa menuntaskan kegiatan tersebut tepat waktu.

"Kalau mereka bilang seperti itu, sah-sah saja, namun saya tidak mau hanya kata-kata seperti itu dan harus ada pembuktian ke depan. Karena, peninjauan ini bukan kali ini saja tapi akan dilanjutkan lagi sebelum batas waktu kontrak tuntas," ujar Wagubri.

Karena itu, agar progresnya terpantau, Wagubri meminta PPK maupun kontraktor membuat laporan setiap minggu terkait progres perkembangan pekerjaan.

Menurut Wagubri, jika mengacu kepada peraturan presiden (Perpres) No 16 tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa yang sudah beberapa kali mengalami perubahan. Dimana dalam aturan tersebut jelas diatur bagi penyelenggaraan yang telah ada sanksinya. "Jadi harus ada laporan progres setiap minggunya, sehingga kita tahu perkembangannya," sebutnya.

Tidak hanya PPK pembangunan Pembangunan Jembatan Batas Siak-Perawang, Wagubri juga menegur PPK pembangunan beberapa gedung SMK di Siak, seperti SMK Negeri 01 Koto Gasib Kabupaten Siak, Labor Fisika SMK 1 Sabah Auh, dan Labor Komputer SMK 1 Sabah Auh yang telah sudah habis masa kontrak. Sehingga Wagubri juga minta PPK putus kontrak dan black list kontraktornya.(gem)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Cegah Kelangkaan Pertalite, SPBU Bangkinang Tambah Pasokan hingga 16 Ton

SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…

1 hari ago

Jemaah Calon Haji Kuansing Meninggal Saat Momen Pelepasan, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman

Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…

2 hari ago

Fakta Baru Kasus Korupsi Riau, Satpam Ngaku Antar Duit Rp300 Juta

Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…

2 hari ago

Hakim Vonis Ringan Kasus Penggelapan Miliaran, Kejari Inhil Siap Banding

Vonis ringan kasus penggelapan Rp7,1 miliar di Inhil tuai sorotan. Kejari siap banding, korban kecewa…

2 hari ago

45 Jemaah Haji Riau Akhirnya Berangkat Usai Alami Penundaan

Sebanyak 45 jemaah haji Riau yang sempat tertunda kini telah diberangkatkan ke Tanah Suci dengan…

2 hari ago

Wako Pekanbaru Jemput Dukungan Pusat, Gaspol Benahi Sistem Sampah

Wako Pekanbaru jemput dukungan pusat untuk percepat waste station dan penataan TPA, dorong sistem pengelolaan…

2 hari ago