disaksikan-di-kampung-kb-meranti-jaya-pekanbaru-ksad-dikukuhkan-sebagai-baas
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengukuhkan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman menjadi Duta Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS), Rabu (29/6) bertepatan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) disaksikan langsung melalui aplikasi zoom di Kampung KB di Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru.
Saat pengukuhan secara dalam jaringan, diikuti Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau, Mardalena Wati Yulia, Kolonel Inf Habzen Sianturi, Perwakilan Organisasi KB Provinsi Riau, Mewakili Pj Wali Kota Pekanbaru, dan Kepala OPD KB Kota Pekanbaru, M Amin dan pihak terkait lainnya.
Mardalena mengatakan, Harganas kali ini menjadi berbeda karena ada unsur gotong royong yakni partisipasi pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi dan media, melalui apel siaga program Bapak Asuh Anak Stunting.
"Jadi memang kita mengikuti secara nasional karena berlangsung di semua daerah, untuk mengikuti pengukuhan KSAD sebagai BAAS, maka khusus di Riau, kita harapkan agar banyak yang bersedia menjadi BAAS," katanya.
Mardalena juga mengatakan, berbagai upaya dilakukan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk menurunkan angka kasus stunting yang pada 2013 masih berada pada prevalensi 37,8 persen dan pada 2019 berhasil diturunkan menjadi 27,6 persen dan saat ini berada pada angka 24%. BKKBN terus berupaya dengan berbagai cara untuk mencapai target penurunan stunting nasional menjadi 14 persen pada 2024.
Sementara itu, Habzen Sianturi mengatakan jajaran TNI di daerah siap untuk melaksanakan perintah KSAD yaitu menurunkan angka stunting.
"Tentu ini adalah bagian dari tanggung jawab kita semua, kita berupaya bergandengan tangan untuk mewujudkan Indonesia sehat tahun 2045," katanya.
Disisi lain, Pj Wali Kota Pekanbaru diwakili, Helda S Munir mengatakan saat ini fokus bersama adalah menurunkan stunting.
"Kita berharap Pekanbaru, Riau khususnya zero stunting, jadi apa yang kita lakukan hari ini menjadi titik terang dalam mencegah stunting," kata Helda.
Sedangkan kepala OPD KB Kota Pekanbaru, Muhammad Amin juga menyampaikan menurunan stunting merupakan konsep dari pembangunan keluarga.
"Kita di Pekanbaru sudah memiliki tim penurunan stunting, jadi memang kita komit untuk menurunkan stunting," katanya.
Disela-sela acara, diberikan bantuan paket kepada keluarga dan anak yang merupakan stunting kepada 20 penerima. Bantuan paket berasal dari donasi dari para pribadi, perusahaan dan pihak lain yang secara sukarela memberikan bantuan.(eca)
Sebanyak 52 jalur telah mendaftar Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa Teluk Kuantan. Total…
Hotel Dafam Pekanbaru menghadirkan promo Merdeka Staycation Rp545.081 per malam. Tamu juga mendapat Es Merah…
DPRD Pekanbaru mengapresiasi perbaikan jalan yang dikebut Pemko, namun meminta kualitas dijaga setelah ditemukan sejumlah…
Pacu jalur Kuansing 2026 diprediksi menarik puluhan ribu pengunjung. Pemkab memastikan pasokan Pertalite dan solar…
Ketua Kwarcab Pekanbaru Sulastri meraih Lencana Darma Bakti dari Kwarnas. Penghargaan diberikan atas dedikasinya membina…
Rumah warga di Jalan Tanjung Harapan, Tembilahan, terbakar Kamis sore. Api berhasil dipadamkan sebelum merembet…