Categories: Riau

Manfaatkan Aset Terbengkalai, Eks Gedung Farmasi jadi Kompleks Kadin

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Eks Gudang Farmasi di Jalan Hasanudin, Bengkalis, kini disulap jadi kompleks Kadin yang terintegrasi dengan komunitas UMKM. Bersih-bersih di sekitar halaman gedung dilakukan, seperti tampak pada Rabu (30/6/2021) siang.

"Alhamdulillah,  pengajuan pinjam pakai gedung untuk sekretariat Kadin atau kompleks Kadin terintegrasi dengan komunitas UMKM  disetujui Bupati Bengkalis Kasmarni dan respon beliau maka kami kemaren melaksanakan gotong royong," kata Ketua Kadin Kabupaten Bengkalis Masuri SH.

Menurut dia, Ini merupakan perubahan atau wajah baru dan Kadin merupakan induk dunia usaha atau payung bagi pengusaha-pengusaha juga UMKM.

"Kadin mengayomi semua dunia usaha di Bengkalis pengusaha yang besar sampai kecil dan membantu program-program pemerintah dan visi misi Bupati Bengkalis akan Bengkalis lebih baik lagi," ungkap Ketua Kadin yang akrab disapa Bagong ini. 

Kompleks KADIN Kabupaten Bengkalis yang terintegrasi dengan komunitas UMKM terdiri dari PPJI dan UKMI.

"Selain Sekretaris Kadin juga komunitas UMKM, tempat atau pusat pelatihan pelatihan dan Galeri prodak UMKM dan kedepannya pemerintah akan melihat perkembangan baik pengusaha kecil, menengah dan besar dan dalam waktu dekat kita harapkan Bupati Bengkalis Kasmarni akan meresmikan," harap Bagong.

Dengan itu Pemkab Bengkalis sudah menganggarkan untuk merehab kompleks bangunan ini. Selain direhab Pemda Bengkalis juga Kadin akan ikut membantu bersama-sama melaksanakan rehap atau perbaikan-perbaikan gedung atau bangunan yang akan menjadi tempat komunitas UMKM yang terintegrasi. 

Sejalan dengan itu, sebelumnya Bupati Bengkalis Kasmarni dengan respon yang cepat beberapa aset Pemerintah Kabupaten Bengkalis di Desa Kelapapati dan Desa Wonosari terbengkalai diserahkan pengelolaannya ke pihak ketiga. Bupati Kasmarni  bertekad akan menata dan inventarisasi baik lahan dan bangunan yang tidak dimanfaatkan lagi oleh pemkab Bengkalis.

Dua gedung tersebut, merupakan aset milik Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bengkalis dan sudah non aktif sejak belasan tahun yang lalu dan Gedung di Desa Kelapapati merupakan tempat yang dulunya difungsikan untuk pengrajin tenun, sedangkan di Desa Wonosari adalah tempat pengemasan produk lokal.

Laporan: Erwan Sani (Bengkalis)

Editor: Eka G Putra

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Razia Pekat Beruntun di Singingi dan Kuantan Mudik, Satpol PP Kuansing Jaring 6 LC

Satpol PP-PKP Kabupaten Kuansing menjaring enam wanita penghibur (LC) dan menyita miras dalam razia pekat…

11 jam ago

Sampah Harian Capai 85 Ton, Pengelolaan Baru 2 Persen, Pemkab Meranti Siapkan Pembentukan LPS dan TPST

Kabupaten Kepulauan Meranti menghadapi tantangan besar pengelolaan sampah, di mana dari 85 ton timbulan sampah…

13 jam ago

Sempat Gagal Tahap Pertama, 6 Bakal Calon Penghulu di Rohil Ikuti Tes Mengaji Ulang

Sebanyak enam bakal calon penghulu yang sempat gagal pada tahap pertama mengikuti tes mengaji susulan…

13 jam ago

Peningkatan Jalan Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Tuntas 100 Persen

Pengecoran jalan akses Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang selesai 100 persen dan kini memasuki…

19 jam ago

Kebakaran Hebat di Payung Sekaki Pekanbaru: 7 Gudang Avian Terbakar, Tak Ada Korban Jiwa

Sebanyak tujuh unit gudang di Kawasan Pergudangan Avian Jalan Siak II Pekanbaru ludes terbakar pada…

20 jam ago

Penyaluran Makan Bergizi Gratis Bagi 39 Ribu Warga Meranti Dihentikan Sementara

Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara penyaluran program Makan Bergizi Gratis bagi 39 ribu penerima…

20 jam ago