Categories: Riau

18 Kelurahan Menerima, Lima Kelurahan Menolak Bantuan Sembako

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pendistribusian bantuan sembako bagi masyarakat rentan miskin berupa Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan lauk pauk dari Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru belum seluruhnya tuntas. Kini, bantuan baru tersalurkan ke-18 kelurahan. Di luar itu, Forum RT/RW di lima kelurahan menyatakan menolak karena jumlah yang diterima jauh di bawah jumlah yang diajukan. 

CBP secara resmi mulai didistribusikan Sabtu (25/4) lalu. Bantuan ini terdiri dari 100 ton beras dari Bulog ditambah lauk pauk dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru senilai Rp123 ribu. Seluruhnya dikemas dalam 15.625 paket bantuan. 

Bantuan ini ditargetkan bisa didistribusikan ke-83 kelurahan yang ada di Pekanbaru. Hingga enam hari berlalu, pendistribusian baru sampai pada 17 kelurahan.

''Belum (semua disalurkan, red). Sekarang 18 yang tersalurkan, ditambah lima menolak,'' kata Kepala Dinas Sosial (Kadisos) Kota Pekanbaru Chairani saat dikonfirmasi, Kamis  (30/4/2020). 

Penolakan oleh RT/RW di lima kelurahan kata dia, terjadi karena miskomunikasi. ''Yang menolak ini kan hanya miss komunikasi saja. Tapi ini akan kita tindak lanjuti lagi. Yang jelas sepanjang belum ada surat resmi, kita anggap mungkin masih kita upayakan untuk mediasi,'' imbuhnya. 

Forum RT/RW di lima kelurahan di Kota Pekanbaru memang akhirnya menolak bantuan yang diberikan. Mereka menganggap, bantuan yang tak sesuai dengan jumlah yang diajukan malah bisa menimbulkan konflik di antara masyarakat.

Chairani terkait ini menyebut, miskomunikasi terjadi karena ada informasi yang tidak dipahami sepenuhnya oleh RT/RW. ''Mungkin juga tidak sampai informasi sehingga merasa apa yang mereka usulkan itu hilang, padahal tidak hilang, ini kita urut, kita ranking sesuai dengan data yang mereka berikan,'' paparnya. 

Secara keseluruhan, data penerima bantuan yang sudah diterima dan diproses Dinas Sosial berjumlah 42 kelurahan. Artinya, data dari 41 kelurahan lagi belum masuk. ''Kita paham kondisi di bawah penginputan data juga repot, mulai masukkan NIK itu kan berat, keterbatasan SDM, dan suasana puasa, tetap sambil berjalan, rekap tetap kita terima,'' jelasnya. 

Pemko Pekanbaru juga melalui Asisten I Setdako Pekanbaru Azwan sudah menggelar pertemuan dengan forum RT/RW. ''Mudah-mudahan ada progres bahwasannya ini hanya miskomunikasi, kami juga sadar atas Kekurangan dan kelemahan yang ada,'' tambahnya. 

Untuk menambahkan lauk pauk pada CBP yang disalurkan, Dinas Sosial mengeluarkan anggaran Rp2,8 miliar termasuk keperluan distribusi. ''Lauk pauk Rp123 ribu per paket bisa untuk kebutuhan empat hari. Inilah bantuan yang bisa dulu untuk bantuan tahap pertama. Mudah-mudahan berdasarkan hitungan anggaran yang selanjutnya bisa. Pemerintah juga memikirkan untuk bantuan selanjutnya,'' urainya. 

 

Laporan: M Ali Nurman (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Air Sungai Kuantan Mulai Surut, Warga Kuansing Diminta Tetap Waspada

Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…

2 jam ago

Riezka Rahmatiana Garap Lahan Tidur di Riau, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…

6 jam ago

Sempat Hilang Dua Hari, Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan 2 Kilometer dari Lokasi Awal

Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…

12 jam ago

Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…

1 hari ago

267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

Sebanyak 267 pedagang pasar subuh mendukung relokasi sementara untuk penataan Pasar Induk Tembilahan agar lebih…

1 hari ago

Remaja 13 Tahun Diduga Terseret Arus di Sungai Kampar, Pencarian Masih Berlangsung

Remaja 13 tahun dilaporkan tenggelam di Sungai Kampar kawasan Kuok. Tim BPBD bersama warga masih…

1 hari ago