kagama-riau-siapkan-5-dokter-konsultasi-daring
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) Riau membuat konsultasi dalam jaringan (daring) dengan menyiapkan lima dokter di masa pandemi Covid-19. Konsultasi ini diperuntukkan bagi masyarakat umum untuk penyakit ringan, sebelum memutuskan pergi ke fasilitas kesehatan tingkat pertama atau rumah sakit.
Kegiatan dimulai Senin (27/4) dan difasilitasi lima dokter alumni Universitas Gadjah Mada yang bekerja di Provinsi Riau. Kelima dokter itu adalah dr Seson SpPD FINASIM, dr Dasdo A Sinaga SpJP, dr Muhammad Yusuf SpOG (K), dr Nuke H Setiati, dan dr Hary Andriyanto.
Dr Hary Andriyanto selaku koordinator mengatakan, gerakan ini sebagai bentuk dukungan kepada Satgas Covid-19 Riau dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 di Riau. “Hal ini sejalan dengan imbauan pemerintah mengurangi kunjungan ke rumah sakit yang tidak terkait dengan masalah Covid-19,” ujarnya melalui siaran pers yang diterima Riau Pos, Selasa (28/4).
Dokter lainnya, dr Seson SpPD berharap kegiatan ini bisa menjadi ajang berbagi dan bermanfaat buat sesama, sehingga meningkatkan kualitas kesehatan kesehatan masyarakat. Saat ini konsultasi dilaksanakan dengan WhatsApp dan telepon ke nomor masing-masing dokter yang tercantum dalam publikasi.
Ke depannya, Haris Simare-mare selaku Koordinator Kagama Riau Siaga Covid-19 menambahkan, Kagama Riau akan menggunakan aplikasi android. “Saat ini aplikasi android tersebut sedang dikembangkan bersama tim di UIN Sultan Syarif Kasim Pekanbaru,” singkatnya.(rls/das)
MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…
Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…
Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…
Pemprov Riau mewajibkan investor menyimpan dana di BRK Syariah sebagai langkah memperkuat bank daerah dan…
Pedagang mendesak Pasar Bawah Pekanbaru segera dioperasikan sebelum Ramadan setelah dua tahun revitalisasi belum juga…
Pemkab Rohul menggratiskan pendidikan atlet difabel Niken hingga Paket C serta memberi uang pembinaan atas…