Kepala BPBD Riau Edward Sanger.
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kepala BPBD Riau Edward Sanger mengatakan, kabut asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru, Ahad (25/8) juga ada yang berasal dari Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dan Jambi. Namun, ada juga dari Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan Pelalawan di Provinsi Riau.
"Informasi dari BMKG Ahad sore (kemarin, red), ada 10 hot spot dengan level confidence >70 persen yakni lima di Kabupaten Pelalawan dan lima di Indragiri Hilir. Sedangkan di Sumsel terpantau 13 hotspot dan Jambi dua hot spot," katanya.
Terkait kondisi tersebut, pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan BPBD Jambi dan Sumsel, agar mereka dapat mengatasi karhutla di sana. Karena kalau pun satgas Karhutla Riau bisa menahan lajunya hot spot dan fire spot di Riau, jika di hulu tidak diatasi maka Riau akan tetap terdampak asap.
"Jadi harus sama-sama bergerak melakukan pemadaman, kalau hanya kita saja tapi di sana tidak ya sama saja. Karena arah angin saat ini berhembus dari dua daerah itu ke Riau," sebutnya.(sol)
Berita selengkapnya baca Riau Pos hari ini
Editor: Rinaldi
Jalan Pelajar Bagan Batu dipenuhi sampah dan bangkai hingga menimbulkan bau menyengat. Warga mendesak pemerintah…
Aryaduta Hotel Pekanbaru menghadirkan paket Iftar Arabic Delight dengan 101 menu Nusantara dan Arab, lengkap…
Pemko Pekanbaru menargetkan pembersihan 900 km drainase dan saluran air tahun ini untuk mendukung program…
Bupati Rohul menebar 3.000 bibit ikan di Lubuk Larangan Desa Kabun untuk mendukung ketahanan pangan,…
UIN Suska Riau meraih penghargaan Terbaik III Produktivitas BMN 2025 dari KPKNL Pekanbaru atas komitmen…
Polda Riau memburu pelaku penembakan gajah Sumatera di Ukui. Polisi menemukan proyektil peluru dan memeriksa…