Categories: Riau

Terkait Tewasnya H Permata, Polisi Periksa 6 Petugas Bea Cukai

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau tengah mendalami kasus tewasnya pengusaha asal Batam, H Jumhan alias H Permata. Terbaru, penyidik dari Korps Bhayangkara meminta keterangan terhadap 6 petugas Bea Cukai Tembilahan yang ikut terlibat pada malam tewasnya H Permata, Senin (25/1).

Sejatinya, 6 petugas tersebut diperiksa pada Kamis (21/1) lalu bersama dua pejabat Bea Cukai. Namun karena harus menjalani pemeriksaan internal di Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, jadwal pemeriksaan di Polda Riau diundur hingga kemarin.

Dirkrimum Polda Riau Kombes Pol Teddy Ristiawan kepada Riau Pos mengungkapkan, pemeriksaan terhadap keenam pegawai Bea Cukai tersebut masih berlangsung hingga malam tadi.

"Belum (selesai). Masih proses pemeriksaan. Sepertinya tidak selesai malam ini (malam tadi, red). Dilanjutkan besok lagi," ungkapnya.

Saat ditanya, apa saja yang tengah didalami polisi terhadap 6 pegawai tersebut, Teddy belum mau menjelaskan secara detail. Karena hal itu masuk ke dalam materi penyelidikan. Yang pasti, lanjut Teddy, enam pegawai tersebut adalah orang yang melakukan penangkapan terhadap H Permata dkk di perairan Indragiri Hilir (Inhil).

Diketahui sebelumnya, Polda Riau melalui Direskrimum melakukan pemeriksaan terhadap dua pejabat Bea Cukai. Itu merupakan buntut tewasnya pengusaha asal Batam, H Permata dan seorang anak buahnya saat penindakan penyeludupan rokok ilegal di perairan Inhil beberapa waktu lalu. Adapun dua pejabat Bea Cukai tersebut adalah Kepala Bea Cukai Tembilahan Ari Wibawa Yusuf dan Kasi Penindakan Bea Cukai Balai Karimun Gunar Wiratno. Keduanya datang terpisah. Ari Wibawa telah lebih dahulu datang ke ruang pemeriksaan Ditreskrimum Polda Riau sekitar pukul 9.00 WIB pada Kamis (21/1).

Beberapa jam kemudian barulah Gunar datang. Ada 12 jam lebih pejabat Bea Cukai tersebut diperiksa. Keduanya baru keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 21.00 WIB. Saat keluar, Ari Wibawa Yusuf kepada awak media mengatakan, pemeriksaan terhadap dirinya berjalan dengan baik dan lancar. Pihaknya mengaku sangat mengh ormati dan mendukung proses hukum yang tengah dilakukan Polda Riau.

Saat ditanya mengenai kronologis kejadian yang sebenarnya saat penindakan, Ari enggan berbicara banyak. Ia menyebut kepada wartawan agar menunggu proses hukum yang berjalan.

"Kita hormati proses hukum yang sedang berlangsung. Tadi ada sekitar 20 pertanyaan kepada kami dari penyidik," ungkapnya.

Untuk diketahui, Ditreskrimum Polda Riau memeriksa dua orang dari pihak Bea Cukai terkait tewasnya pengusaha asal Batam, H Permata dan seorang nahkoda kapal bernama Bahar. Itu terjadi saat penindakan penyeludupan rokok ilegal oleh satgas Bea dan Cukai di perairan Inhil. Dari keterangan pihak Bea Cukai, kelompok H Permata melakukan perlawanan saat hendak ditindak. Sehingga para petugas yang berada di lokasi melakukan penindakan terukur dengan melepaskan tembakan.(nda)

   

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Sunat Massal dan Cek Kesehatan Gratis Disambut Antusias, Warga Rohul Ucapkan Terima Kasih

Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…

15 jam ago

Lolos Fase Gugur untuk Pertama Kali, Afrika Selatan Siap Hadapi Kanada

Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…

15 jam ago

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan, BRK Syariah Siap Sukseskan SE2026

BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…

15 jam ago

Mahasiswa Umri Jadi Korban Pemukulan Saat Demo di DPRD Riau, IMM Desak Investigasi Transparan

Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…

17 jam ago

Longsor Terjang Lembah Anai, Jalan Utama Padang–Bukittinggi Tak Bisa Dilalui

Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…

1 hari ago

Pendaftaran SMP Negeri Pekanbaru Segera Ditutup, Ribuan Calon Siswa Berebut Kursi

Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…

1 hari ago