PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, Polresta Pekanbaru melakukan giat operasi Zebra Lancang Kuning. Nantinya akan berlangsung selama dua pekan.
Hal ini diungkapkan oleh Kapolresta Pekanbaru Kombespol Nandang Mu'min Wijaya melalui Kasatlantas Kompol Emil Eka Putra.
"Iya, operasi ini akan digelar selama dua pekan. Terhitung besok Senin 26 Oktober sampai 8 November 2020," terangnya.
Adapun sasaran operasi, sebut Emil, pelanggaran yang tampak secara kasatmata serta berpotensi terhadap fatalitas korban kecelakaan lalu lintas. Katanya, seperti tidak menggunakan Helm SNI, melawan arus lalu lintas, melanggar rambu rambu lalu lintas.
Dilanjutkan mantan Kasatlantas Dumai, pelanggaran lainnya yaitu menggunakan Handphone saat mengemudi, pengendara di bawah umur, tidak menggunakan safety belt, dan melebihi batas kecepatan yang di tentukan.
"Kemudian, pengendara sepeda motor berboncengan lebih dari satu orang serta pelanggaran kasatmata lainnya dan pendisiplinan dalam mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19," ujarnya.
Operasi ini pun diharapkan dapat menciptakan Kamseltibcar Lantas, menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan guna pencegahan penyebaran Virus Covid-19.
Laporan: Sofiah (Pekanbaru)
Editor: E Sulaiman
Ahmad Diar, warga Tembilahan, ditemukan meninggal di Sungai Indragiri setelah dilaporkan hilang saat memancing di…
Pemko Pekanbaru menggelar Salat Istiska untuk memohon hujan di tengah kabut asap kiriman akibat karhutla…
Kabut asap Pekanbaru makin pekat Rabu pagi dengan jarak pandang 2,5-3 km dan kualitas udara…
Pengguna Ro-Ro Bengkalis mengeluhkan antrean hingga 3 jam akibat pengurangan armada yang masuk docking pada…
Bupati Meranti Asmar menghormati penyidikan dugaan korupsi anggaran kendaraan dinas, BBM, dan pelumas yang ditangani…
Kejari Meranti menggeledah Kantor Bupati terkait dugaan korupsi anggaran 2024. Sebanyak 13 saksi diperiksa dan…