Categories: Riau

Perlu Keseriusan Bersama

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Angka pasien positif Covid-19 di Riau terus bertambah. Bahkan per Sabtu (24/7), di Riau tercatat rekor baru dalam penambahan pasien positif Covid-19 yakni mencapai 1.215 pasien sehari atau menjadi yang terbanyak selama masa pandemi Covid-19 di Riau. Jumlah ini memecah rekor penambahan sehari sebelumnya yakni 1.008 orang.

Kondisi yang sama juga terjadi untuk angka kematian karena Covid-19. Kemarin di Riau, mencatatkan 34 orang meninggal dalam sehari atau tertinggi selama pandemi. Jumlah tersebut juga menjadi yang terbanyak di Sumatera per hari Sabtu (24/7).

Kepala Dinas Kesehatan Riau Mimi Yuliani Nazir mengatakan, dengan penambahan pasien positif tersebut, maka total pasien positif Covid-19 di Riau hingga saat ini sebanyak 86.993. “Kemudian pasien sembuh bertambah 971 sehingga total 75.955 orang sudah sembuh, pasien meninggal dunia bertambah 34 orang sehingga total 2.349 meninggalkan dunia," katanya.

Dengan banyaknya pasien yang meninggal tersebut, dikatakan Mimi, perlu menjadi perhatian dan keseriusan bersama, karena merupakan kasus yang tinggi untuk yang meninggal dunia. “Keterisian ruang perawatan ICU dan non-ICU di rumah sakit juga terus meningkat. Karena itu perlu kerja sama semua pihak agar kasus Covid-19 bisa segera turun di Riau," ujarnya.

Mimi juga berpesan, dengan terus bertambahnya pasien positif Covid-19 di Riau, maka masyarakat harus terus menerapkan protokol kesehatan, terutama saat beraktivitas di luar rumah. “Mari kita sama-sama dapat menjaga diri dan orang sekitar kita dengan terus menerapkan protokol kesehatan. Mencuci tangan, jaga jarak, dan menggunakan masker," ajaknya.

Menkes Imbau Tingkatkan Testing dan Tracing

Menjelang berakhirnya perpanjangan PPKM darurat, kemarin Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menerbitkan surat kepada seluruh kepala dinas kesehatan (dinkes) provinsi maupun kabupaten/kota di Indonesia. Surat tersebut berisi instruksi agar setiap dinkes meningkatkan testing (tes) dan tracing (telusur).

Instruksi itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor: H.K.02.02/II/1918/2021 tentang Percepatan Pemeriksaan dan Pelacakan dalam Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang ditetapkan pada 23 Juli. Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu mengungkapkan, tes dan telusur merupakan pilar percepatan penanggulangan pandemi.

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

DED Rampung, Pembebasan Lahan Flyover Garuda Sakti Dimulai 2026

Pemprov Riau menyiapkan anggaran pembebasan lahan flyover Simpang Garuda Sakti. Ground breaking proyek direncanakan awal…

12 jam ago

Jadi Sponsor Fun Bike 2026, Pacific Optimistis Pariwisata Pekanbaru Bergeliat

Pacific menjadi sponsor Riau Pos Fun Bike 2026 di Pekanbaru, dorong pariwisata, gaya hidup sehat,…

12 jam ago

Istri Histeris Temukan Suami Tewas Tergantung di Rumah

Warga Balik Alam Mandau digegerkan penemuan pria 43 tahun yang ditemukan meninggal dunia tergantung di…

12 jam ago

Rusak Bertahun-tahun, Jalan Pematang Reba–Pekan Heran Akhirnya Masuk Anggaran

Pemkab Inhu menganggarkan Rp3 miliar pada 2026 untuk memperbaiki Jalan Pematang Reba–Pekan Heran yang rusak…

13 jam ago

Manajemen Talenta Diperkuat, Bupati Rohul Dorong Birokrasi Profesional

Pemkab Rohul memperkuat sistem merit dengan menerapkan manajemen talenta ASN dan meraih penghargaan BKN atas…

13 jam ago

Bolos Saat Jam Sekolah, Empat Pelajar SMA Terjaring Patroli Satpol PP Kampar

Empat pelajar SMA di Bangkinang terjaring patroli Satpol PP saat bolos sekolah. Petugas menegaskan tindakan…

14 jam ago