UJIAN: Calon mahasiswa mengikuti ujian masuk Politeknik Negeri (UMPN) 2019, Sabtu (22/6/2019) di Kampus Politeknik Negeri Bengkalis.(ERWAN SANI/RIAU POS)
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Sebanyak 672 orang peserta Ujian Masuk Politeknik Negeri (UMPN) 2019, mendaftar di Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) dan mengikuti ujian tertulis di kampus Polbeng pada Sabtu (22/6).
Pendaftaran UMPN di Polbeng ini telah dibuka sejak 20 Mei dan berakhir pada 20 Juni lalu. Ada 16 program studi pilihan yang dapat dipilih calon mahasiswa, dari 9 program studi diploma tiga (D3) dan 7 program studi D4/sarjana terapan.
Dari total 672 peserta tersebut, 40 persen akan diterima untuk menjadi bagian dari mahasiswa baru Polbeng tahun ini. Menurut Ketua Panitia UMPN 2019 Polbeng, Kasmawi, ujian ini digelar secara serentak oleh 43 Politeknik negeri se-Indonesia.
‘’Kondisi tes tertulis berlangsung aman dan lancar diikuti dengan baik oleh calon mahasiswa yang dilaksanakan di ruang ujian di Gedung C dan Gedung Utama Kampus Polbeng,’ ‘ kata Kasmawi.
Jalur UMPN ini merupakan salah satu jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2019/2020. Sebelumnya Polbeng juga membuka pendaftaran jalur PMDK-PN.
Setelah mengumumkan hasil seleksi jalur UMPN pada 27 Juni, Polbeng akan kembali membuka penerimaan mahasiswa baru lewat jalur Mandiri. Untuk informasi lebih lanjut, calon mahasiswa bisa mengunjungi website resmi Polbeng di http://polbeng.ac.id atau website penerimaan mahasiswa baru di http://pmb.polbeng.ac.id.(esi)
Prodi PBA-UIR menggelar workshop teknik MB-KK di Ponpes Nurul Azhar Rumbai untuk meningkatkan kemampuan baca…
Komunitas Sepeda Tegocy Pekanbaru turut ambil bagian dalam Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai dukungan…
APBD Pekanbaru 2026 senilai Rp3,049 triliun disahkan DPRD. Pemko fokus perbaikan drainase dan mitigasi banjir…
Capella Honda Riau menghadirkan Gebyar Musim Ganti Oli di awal 2026 dengan berbagai paket servis…
LG StanbyME 2 resmi hadir di Indonesia dengan layar lepas-pasang, resolusi QHD, dan dukungan kendali…
Gerakan literasi digencarkan, tetapi nasib sastrawan masih terpinggirkan. Artikel ini mengulas pentingnya peran negara memanusiakan…