Categories: Riau

Kurir Sabu 19 Kg Diperintah Narapidana

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Polda Riau melalui Direktorat Narkoba berhasil mengamankan dua kurir narkoba jenis sabu seberat 19 kg. Keberhasilan petugas berawal dari adanya informasi dari salah seorang warga binaan Lapas Klas II A Bengkalis sekitar dua pekan sebelumnya.

Warga binaan tersebut mengatakan, akan ada pengiriman narkotika jenis sabu dengan jumlah besar. Hal itu sebagaimana diungkapkan Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi dalam konferensi pers yang digelar Selasa (22/6).  "Kami melakukan upaya penangkapan di Jalan

Lintas Bengkalis, bersama-sama dengan Bea Cukai. Sebelumnya kami mendapat informasi bahwa akan ada pengiriman 19 kg sabu-sabu yang bisa dilihat di depan ini dan 19 bungkus pil ekstasi," ujar Agung menunukkan barang bukti.

Masih dari informasi awal yang didapat polisi, transaksi narkoba dimaksud akan berlangsung di Desa Jangkang, Kabupaten Bengkalis oleh empat orang. Namun pada 19 Juni, tim kemudian mendapat informasi lagi bahwa transaksi tersebut berpindah tempat ke Desa Ketamputih. Serta yang mengantar barang haram tersebut hanya tiga orang, bukan empat orang. Polisi kemudian ke lokasi dimaksud dan melakukan pengintaian.

Benar saja, di lokasi, tepatnya di jalan proyek para pelaku didapati mengendarai sepeda motor. Polisi langsung melakukan penyergapan terhadap pelaku, namun sempat ada perlawanan. Termasuk satu orang di antaranya berhasil kabur dan saat ini masuk daftar pencarian orang (DPO). "Saat dilakukan upaya penangkapan, tersangka yang membawa barang bukti narkotika jenis sabu dan ekstasi ini sempat melawan dengan menabrak mobil petugas," sambung Agung.

Saat digeledah, polisi menemukan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 19 kg dan 19 bungkus pil ekstasi 500 butir. Polisi juga turut mengamankan tersangka R dan AM untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Sementara itu para pelaku R dan AM mengaku dijanjikan uang sebesar Rp150 juta jika berhasil mengantarkan sabu dan ekstasi tersebut ke pemesan di daerah Lubuk Linggau, Sumatera Selatan. Sedangkan orang yang menjanjikan itu adalah napi yang saat ini mendekam di lembaga permasyarakatan (LP) di Bengkalis.

"Kami disuruh mengantar narkoba ini oleh napi di Lapas Bengkalis dan katanya akan diupah Rp150 juta apabila berhasil membawa narkoba ini ke Lubuk Linggau," ujar R.(ted)

Laporan: AFIAT ANANDA (Pekanbaru)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

983 Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB UHTP, Mendiktisaintek Tekankan Tridarma Perguruan Tinggi

Sebanyak 983 mahasiswa baru mengikuti PKKMB UHTP 2026. Kegiatan membekali mahasiswa dengan karakter, integritas, dan…

8 jam ago

Hilang Saat Memancing di Sungai Indragiri, Ahmad Diar Ditemukan Meninggal

Ahmad Diar, warga Tembilahan, ditemukan meninggal di Sungai Indragiri setelah dilaporkan hilang saat memancing di…

9 jam ago

Pemko Pekanbaru Gelar Salat Istiska di Tengah Kabut Asap Karhutla

Pemko Pekanbaru menggelar Salat Istiska untuk memohon hujan di tengah kabut asap kiriman akibat karhutla…

9 jam ago

Kabut Asap Pekanbaru Menebal, Jarak Pandang Pengendara Terbatas hingga 3 Kilometer

Kabut asap Pekanbaru makin pekat Rabu pagi dengan jarak pandang 2,5-3 km dan kualitas udara…

9 jam ago

Kapal Ro-Ro Masuk Docking, Pelayanan Penyeberangan Bengkalis Dikeluhkan Pengguna

Pengguna Ro-Ro Bengkalis mengeluhkan antrean hingga 3 jam akibat pengurangan armada yang masuk docking pada…

9 jam ago

Usai Penggeledahan Kejari, Bupati Asmar Pastikan Pemerintahan Meranti Tetap Berjalan

Bupati Meranti Asmar menghormati penyidikan dugaan korupsi anggaran kendaraan dinas, BBM, dan pelumas yang ditangani…

10 jam ago