Categories: Riau

Riau Siaga Darurat Banjir dan Longsor

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)  — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akhirnya menetapkan status siaga darurat banjir dan longsor, Jumat (20/12). Status siaga darurat ini berlaku selama sebelas hari ke depan seiring semakin meluas bencana banjir yang melanda Bumi Lancang Kuning. Kebijakan itu diputuskan setelah empat kabupaten yang terlebih dahulu menetapkan siaga darurat banjir dan longsor. Yakni Indragiri Hulu (Inhu), Kampar, Pelalawan, dan Rokan Hulu (Rohul). Kondisi ini menjadi dasar bagi Pemprov Riau menetapkan status yang sama.

"Hari ini (kemarin, red), kami menerapkan status siaga darurat banjir dan longsor untuk tingkat Provinsi Riau," ungkap Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Yan Prana Jaya usai memimpin rapat penetapan status siaga darurat tersebut.

Status tersebut disampaikan Yan Prana terhitung mulai 20 Desember hingga 31 mendatang. Karena, saat ini ada 216 desa terendam banjir yang tersebar di enam kabupaten. Yaitu Rohul, Kampar, Kuantan Singingi (Kuansing), Inhu, Rokan Hilir (Rohil), dan Pelalawan. Sementara untuk bencana longsor terjadi di Rohul, yang mana bencana alam tersebut menelan tiga korban jiwa. Kemudian di Kecamatan Kampar Kiri Hulu material longsor menutupo ruas jalan akses utama yang menghubungan delapan desa dengan desa lainnya

"Riau ini termasuk provinsi rawan banjir dan longsor, karena ada empat sungai besar di Riau," kata mantan Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Siak.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau, Dadang Eko Purwanto menyampaikan ada 11 titik daerah yang jalannya berpotensi longsor dan terendam banjir di Bumi Lancang Kuning. Yakni Simpang Batu Besurat-Muara Takus, Kabupaten Kampar berpontensi longsor. Ujung Batu-Rokan-Batas Sumatera Barat (Sumbar), Kabupaten Rohul berpotensi longsor dan banjir.

"Dalu Dalu-Mahato, potensi jalan rusak karena banjir sekarang dalam tahap perbaikan sementara. Bagan Siapiapi-Teluk Piyai, Rohil potensi terendam banjir beberapa titik, Teluk Piyai, Kubu-Panipahan-Batas Sumut, potensinya terendam banjir," papar Dadang.

Berikutnya Dumai-Lubuk Gaung-Sinaboi, Kora Dumai potensi terendam banjir, Simpang Pramuka-Batas Siak berpotensi banjir pada daerah Jembatan Kelabau. Selanjutnya, Rengat-Kuala Cenaku-batas Inhil berpotensi banjir luapan Sungai Indragiri dan Lubuk Kandis-Pangkalan Kasai, Kabupaten Inhu potensinya banjir di beberapa titik.(rir)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

21 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

21 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

1 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

2 hari ago