perjuangkan-daerah-dpp-lmb-segera-dilantik
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Membawa misi memperjuangkan daerah, DPP Laskar Melayu Bersatu (LMB) akan segera dilantik. Pelantikan tersebut akan dilaksanakan pada 25 Februari mendatang di Hotel Pangeran, Pekanbaru.
Ketua Pelaksana Juprizal mengatakan, pelantikan tersebut akan dihadiri oleh seluruh perwakilan atau panglima-panglima muda dan akan dilantik langsung oleh Datuk Panglima Besar Letjen Purn TNI H Syarwan Hamid.
"Kita akan mengadakan pelantikan pengurus DPP LMB Riau Kepri pada 25 Februari ini di Hotel Pangeran," katanya Sabtu (20/2).
Sementara itu, Datuk Panglima Harian Ismail Amir menjelaskan, LMB memiliki fungsi yang memerjuangkan kepentingan daerah dan menjadikan putra daerah sebagai tuan di negeri sendiri. LMB merupakan lembaga yang memang memperjuangkan hak daerah dan berbeda dengan Lembaga Adat Melayu (LAM).
"Kalau LAM itu mengurus tentang adat, masalah ulayat ataupun kebudayaan. Kita akan perjuangkan bagaimana anak Melayu dapat tempat dan tak hanya jadi penonton, kita pertanyakan hak-hak masyarakat tempatan terkait pekerja, kami juga ingin membawa pendatang menjadi Melayu, di mana bumi di pijak di situ langit dijunjung," tegas Ismail.
Ismail menceritakan LMB lahir pada tahun 2001, kemudian berkembang. Namun seiring waktu sempat vakum, bangkit lagi, kemudian vakum lagi. Dan pada tahun lalu, dirinya dipercaya untuk membangkitkan kembali lembaga tersebut, hingga saat ini semangat tersebut bertambah besar, hingga terbentuk sampai ke daerah kabupaten/kota, sampai kecamatan dan desa di Riau.
"Lembaga ini tidak hanya kami kembangkan di Riau, tapi juga Melayu di seluruh dunia. Kita hadir untuk bergandengan tangan membangun bersama," ujarnya.
Dijelaskan Ismail, LMB merupakan lembaga yang memang memperjuangkan hak daerah dan berbeda dengan Lembaga Adat Melayu (LAM).
Disampaikan Ismail, bagi perusahaan yang datang ke Riau harus mematuhi Perda yang ada. Untuk itu kehadiran LMB juga berfungsi ini mengontrol hal tersebut.
"Kita akan kontrol apakah Perda yang sudah disahkan itu berjalan, karena kami lihat Perda yang dibuat banyak yang mandul. Untuk itu kita akan melakukan kontrol," ungkapnya.
Selain itu, Ismail mengungkapkan kedepannya LMB juga akan membentuk PT, Koperasi, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), serta Yayasan, hingga media berskala nasional.
"Karena kita perlu publikasi. Tujuan kita dengan program-program tersebut adalah untuk membangkitkan hak anak melayu. Kita bermitra dengan perusahaan, itu boleh, karena tujuan kita memang untuk kesejahteraan masyarakat," ucapnya.
Laporan: Mujawaroh Annafi (Pekanbaru)
Editor: E Sulaiman
Harry Kane menolak dibandingkan dengan Erling Haaland jelang laga Inggris vs Norwegia dan optimistis The…
Polsek Mandau menangkap pria berinisial MR dalam kasus dugaan peredaran sabu. Polisi menyita 32 paket…
Persaingan Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru makin ketat. Sebanyak 120 atlet muda masih…
Pembangunan Sekolah Rakyat di Kuansing telah mencapai 82 persen. Plt Bupati Muklisin meminta kontraktor menjaga…
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…