Categories: Riau

Andi Putra Minta Didoakan Usai Diperiksa 19 Jam

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Andi Putra resmi ditetapkan sebagai tersangka. Itu setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap Andi di Mapolda Riau pascaoperasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Kuansing, Senin (18/10) lalu.

Setidaknya ada 19 jam lamanya mantan Ketua DPRD Kuansing itu menjalani proses pemeriksaan di Ruang Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Gedung Mapolda Riau, Pekanbaru.

Kuasa Hukum Andi Putra, Dodi Fernando menuturkan, kliennya mulai menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK sejak Senin (18/10) sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, Andi datang ke Mapolda Riau setelah adanya pemanggilan oleh KPK untuk dimintai keterangan.

Diceritakan dia, pukul 10.00 WIB, Senin (18/10) Bupati Kuansing Andi Putra sempat bertemu dengan dirinya untuk membicarakan waktu keberangkatan ke Pekanbaru.

Adapun keperluan politikus Golkar ini bertujuan untuk menghadiri persidangan sebagai saksi kasus Mursini di Pengadilan Pekanbaru. Setelah bertemu, Dodi berjanji akan menyusul berangkat ke Kota Bertuah. Karena dirinya harus menjumpai seorang klien yang ada di Kuansing terlebih dahulu.

Di perjalanan menuju Pekanbaru, sambung dia, Andi Putra sempat menghubungi dia dan memberi tahu bahwa ada yang membuntuti di jalan.

"Karena takut, Pak Bupati kemudian mematikan handphone-nya. Pada pukul 21.00 WIB, saya bertemu dengan Pak Bupati di Pekanbaru. Saat itulah penyidik KPK menghubungi ke nomor ajudan dan meminta Bupati datang ke Mapolda Riau," ceritanya usai mendampingi Andi Putra dalam pemeriksaan di Mapolda Riau.

Masih diceritakan Dodi, pada pukul 22.00 WIB, Andi Putra bersama sopir, ajudan dan satu staf protokoler datang ke Mapolda untuk menjalani pemeriksaan. Pemeriksaan terhadap Andi Putra baru selesai pada keesokan harinya, Selasa (19/10) pukul 17.00 WIB.

Atau kurang lebih selama 19 jam sejak awal mula diperiksa pada pukul 22.00 WIB sehari sebelumnya. Dalam kesempatan tersebut, Dodi membantah bahwa telah terjadi sebuah transaksi yang melibatkan Andi Putra dalam OTT yang dimaksud KPK. Bahkan dirinya mengaku tidak mengetahui siapa saja yang turut terjaring KPK di Kuansing. Dia juga sudah menanyakan kepada Andi Putra apakah ada anak buahnya, baik seorang kepala dinas maupun kepala bidang yang turut diamankan KPK. Pertanyaan Dodi dijawab Andi dengan kalimat tidak tahu. Karena itu, dia belum bisa merincikan perihal kasus yang kini mendera kliennya tersebut.

"Setahu kami, tadi saya tanya ke Bupati juga, Bupati tidak tahu persis. Saya tanya informasi di Taluk (Telukkuantan, red) apakah ada kepala dinas atau kabid di sana kami juga tidak mendapatkan konfirmasi terkait itu," tuturnya.

Sementara itu, pantauan Riau Pos di Polda Riau, pemeriksaan terhadap Andi Putra selesai Selasa (19/10) petang. Ia keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 17.00 WIB dengan menenteng koper berwarna hitam. Tak banyak kata yang terucap dari bupati yang baru menjabat 4 bulan lebih beberapa hari ini. Dengan mengenakan baju kaos berkerah warna biru dilapisi jaket berwarna hitam, Andi hanya meminta masyarakat agar mendoakan dirinya.

"Mohon doanya ya, supaya lancar," sebut Andi Putra.

Beberapa pertanyaan wartawan juga tidak digubris Andi. Setelah sampai di parkiran Mapolda Riau, ia kemudian memasuki mobil minibus dengan didampingi penyidik KPK.

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar dalam sebuah konferensi pers malam tadi menyatakan bahwa putra mantan Bupati Kuansing dua periode Sukarmis ini bakal langsung ditahan selama 20 hari ke depan. Andi bakal ditahan di Sel Tahanan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.(nda)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Happy School Holiday Hadir, Nikmati Staycation Keluarga Nyaman di Khas Pekanbaru Hotel

Khas Pekanbaru Hotel menghadirkan promo Happy School Holiday mulai Rp485 ribu per malam untuk menemani…

6 jam ago

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Agung Nugroho Ajak ASN Perkuat Semangat Melayani

Wako Pekanbaru Agung Nugroho mengajak ASN menjadikan nilai Pancasila sebagai landasan kerja dan pelayanan publik…

7 jam ago

Unri Gelar MUED 2026, Dorong Kerja Sama Berkelanjutan dengan Dunia Industri dan Pemerintahan

MUED 2026 menjadi ajang Universitas Riau memperkuat kolaborasi berkelanjutan dengan mitra strategis melalui inovasi dan…

7 jam ago

Wabup Rohul Sidak PKS, Temukan Harga TBS Sawit Masih di Bawah Ketetapan Pemprov Riau

Wabup Rohul menemukan harga TBS sawit di sejumlah PKS masih di bawah ketetapan Pemprov Riau…

7 jam ago

MTQ Riau 2026 Siap Digelar di Kuansing, Sebanyak 816 Peserta Resmi Ditetapkan

Sebanyak 816 peserta MTQ ke-44 Provinsi Riau resmi ditetapkan. Kuansing sebagai tuan rumah mengklaim seluruh…

7 jam ago

Dua Anggota Polres Inhil Resmi Dipecat, Kapolres Tegaskan Tak Ada Toleransi Pelanggaran

Dua personel Polres Inhil resmi diberhentikan tidak dengan hormat. Kapolres menegaskan komitmen penegakan disiplin dan…

7 jam ago