kakorlantas-ppkm-tekan-angka-penularan-covid-19
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Mabes Polri Irjen Pol Istiono melakukan kunjungan kerja di Pekanbaru, Riau, Kamis (19/8). Ada beberapa agenda yang akan diikuti Irjen Istiono di Kota Bertuah.
Salah satunya adalah meninjau pelaksanaan vaksin massal untuk pekerja ojek dalam jaringan (daring), pekerja sopir truk serta penyandang disabilitas yang dilaksanakan di Vaksin Center RS Bhayangkara Polda Riau.
Tiba di Vaksin Center RS Bhayangkara Polda Riau sekitar pukul 14.00 WIB, Irjen Istiono datang bersama Direktur Utama Jasa Raharja Rivan dengan didampingi Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi dan Kabid Dokkes Kombes Pol dr Adang Azhar. Saat itu, Kakorlantas diperlihatkan berbagai fasilitas yang ada di Vaksin Center RS Bhayangkara Polda Riau. Mulai dari alur pendaftaran, proses input data, pemeriksaan kesehatan, proses vaksin hingga pendaftaran untuk mendapatkan sertifikat vaksin.
Usai melihat seluruh fasilitas vaksin center, Kakorlantas kemudian sempat memberikan keterangan pers kepada seluruh awak media yang hadir. Kepada wartawan, Istiono mengaku cukup terkejut bahwa Polda Riau telah memiliki Vaksin Center.
"Pas mau ke sini disampaikan Bapak Kapolda bahwa nanti akan melihat vaksin center. Wah, ternyata pas saya lihat sangat luar biasa. Ternyata Pak Kapolda telah memikirkan segalanya, sampai-sampai ada sebuah pusat vaksin yang sangat lengkap," ujarnya.
Ia melanjutkan, kemarin Polda Riau melaksanakan vaksinasi terhadap 800 orang. Setelah divaksin, peserta kemudian diberikan sembako. Ia mengatakan, vaksin untuk masyarakat merupakan ikhtiar pemerintah guna meningkatkan herd immunity masyarakat. "Sangat bagus dilakukan Polda Riau tentang kesiapan dan pelaksanaannya. Dibarengi pengetatan mobilitas di lapangan. Tadi (kemarin, red) saya sudah lihat dan presentasikan 4 kabupaten dilakukan pengetatan mobilitas secara baik," sambungnya.
Ditambahkan Istiono, kerja keras Polda Riau dan jajaran ternyata membuahkan hasil yang baik sejak dilaksanakan PPKM level 4. Itu terbukti dari penurunan angka penularan Covid-19 di 4 kabupaten/kota yang melaksanakan PPKM level 4. "Dari tingkat harian sebanyak 1.500-an orang, sekarang di angka 500-an. Saya kira ini baik sekali. Mudah-mudahan minggu berikutnya turun ke level 2," harapnya.
Terpisah, salah seorang pengemudi ojek online Ipul dari Komunitas Green Peace Family Pekanbaru mengatakan dirinya pertama kali mendapat informasi adanya vaksin dari grup WhatsApp. Dalam info tersebut dikatakan RS Bhayangkara menyelenggarakan vaksinasi khusus untuk ojol.
Pelaku curas pembunuhan di Pekanbaru sempat foya-foya di Medan usai beraksi. Polisi ungkap motif dipengaruhi…
Abu Bakar soroti kesenjangan pendidikan daerah dan dorong perubahan sistem serta respons cepat pemerintah di…
Kades Langkai Siak positif narkoba usai penggerebekan kasus sabu. Polisi amankan 4 tersangka dan barang…
Mantan ajudan Sekwan Pekanbaru dituntut 4 tahun penjara dalam kasus obstruction of justice SPPD fiktif…
Seorang pria ditemukan tewas terikat di kabin truk di Pekanbaru. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian…
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho melantik 7 pejabat baru dan menegaskan pentingnya adaptasi cepat serta…