Pengendara melintas di tengah kabut asap di Kota Pekanbaru. (MUHAMMAD AKHWAN/RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Bencana asap ternyata tidak hanya berdampak bagi kesehatan yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), tapi juga dapat menyerang otak manusia. Apalagi jika terpapar dalam jangka waktu yang cukup lama.
Hal ini diungkapkan oleh dokter spesialis anak dr Ari Diansyah Sp A M Biomed. Ia juga menuturkan gangguan terhadap memori lebih banyak terjadi pada anak-anak dibandingkan orang dewasa.
"Yang terpapar asap atau polusi kotor menyebabkan gangguan memori terutama pada anak-anak yang terpapar asap," kata Ari, Senin (16/9).
Ari menjelaskan, hal itu disebabkan, anak dalam masa perkembangan. Di mana pada usia 0-18 tahun anak menyesuaikan imunitas, anatomi tubuh serta organ-organ vital lainnya.
"Paparan ini berpengaruh besar pada anak," ucapnya.
Jika anak-anak dibiarkan terpapar asap dalam jangka waktu panjang, Ari menyebutkan hal tersebut akan memperbesar risiko menurunnya memori pada anak hingga menghambat tumbuh kembang anak.
"Tergantung pribadi anak dan lamanya paparan asap terhadap anak. Anak berada dalam masa perkembangan. Kalau dibiarkan lama-lama generasi ke depan akan mengalami kemunduran," ujar Ari.
Terlebih ketika bencana asap yang terjadi saat ini. Ari mengungkapkan orang tua juga harus memutar otak untuk menjaga agar anak-anak tidak beraktivitas di luar ruangan.
>>Berita selengkapnya baca Riau Pos hari ini.
Laporan : Tim Riau Pos
Editor : Rinaldi
Polsek Kuantan Mudik menertibkan PETI di areal PT KTBM dan memusnahkan lima rakit tambang ilegal…
Pemkab Bengkalis mengusulkan lima lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dengan konsep pendidikan terpadu bertaraf internasional.
Wabup Rohul meninjau UPTD PAB Ujungbatu dan meminta PLN segera menstabilkan pasokan listrik demi layanan…
Pawai Waisak di Pekanbaru berlangsung meriah dengan 3.000 peserta dan 12 mobil hias meski sempat…
Polisi mengungkap kasus pembunuhan sopir truk Minyakita di Pekanbaru. Rekan kerja korban diduga menjadi otak…
PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.