BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Tertangkap tangan melakukan penangkapan ikan mengunakan alat tangkap terlarang (trawl), sejumlah nelayan diamankan dan selanjutnya mendapatkan pembinaan dari pihak Unit Pelaksana Teknis (UPT) bidang Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Wilayah III Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau.
Hal itu dikatakan Kepala UPT PSDKP Wilayah III Hermanto SPi, Kamis (16/7/2020) di Bagansiapiapi.
"Saat itu kami lakukan patroli pengawasan di perairan Rohil, pada Rabu 15 Juli dan saat di perairan Sinaboi sekitar pukul 14.00 wib tertangkap tangan ada yang mengunakan alat terlarang untuk menangkap ikan," kata Hermanto.
Selanjutnya boat dan nelayan yang berasal dari Kepenghuluan Raja Bejamu, Sinaboi tersebut dibawa ke pelabuhan terdekat UPT Bidang PSDKP Wilayah IIII di Bagansiapiapi untuk dilakukan proses lebih lanjut.
"Karena kapal tersebut termasuk nelayan kecil, kurang dari 10 GT maka terhadap orang atau tekong dilakukan pembinaan sementara alat tangkap dirampas untuk dimusnahkan atau disimpan di gudang Barang Bukti (BB) UPT," kata Hermanto.
Sejumlah nelayan tersebut, dengan pemilik boat Ngatiman (38), tekong Rahmat (27) diberikan peringatan keras dan membuat surat pernyataan.
"Mereka diberi peringatan keras, tak akan melakukan penangkapan mengunakan alat terlarang lagi, tak mengulangi kesalahan dan mengubah alat tangkap yang dipergunakan sesuai dengan aturan yang berlaku dan ramah lingkungan," kata Hermanto.
Laporan : Zulfadhli (Bagansiapiapi)
Editor: Eka G Putra
Sebanyak 983 mahasiswa baru mengikuti PKKMB UHTP 2026. Kegiatan membekali mahasiswa dengan karakter, integritas, dan…
Ahmad Diar, warga Tembilahan, ditemukan meninggal di Sungai Indragiri setelah dilaporkan hilang saat memancing di…
Pemko Pekanbaru menggelar Salat Istiska untuk memohon hujan di tengah kabut asap kiriman akibat karhutla…
Kabut asap Pekanbaru makin pekat Rabu pagi dengan jarak pandang 2,5-3 km dan kualitas udara…
Pengguna Ro-Ro Bengkalis mengeluhkan antrean hingga 3 jam akibat pengurangan armada yang masuk docking pada…
Bupati Meranti Asmar menghormati penyidikan dugaan korupsi anggaran kendaraan dinas, BBM, dan pelumas yang ditangani…