bergerak-cepat-turunkan-stunting
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kepala Perwakilan Riau Dra Mardalena Wati Yulia MSi menghadiri apel Siaga Tim Pendamping Keluarga (TPK) Nusantara Bergerak secara virtual di Kantor Bapeda, Kabupaten Kampar, Kamis (12/5).
Apel ini digelar secara serentak di seluruh Indonesia dan dipusatkan di Kabupaten Subang, Jawa Barat, dihadiri Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan juga Kepala BKKBN Hasto Wardoyo.
"Tadi kita sudah mengikuti bersama ada apel siaga TPK Nusantara Bergerak dalam upaya percepatan upaya penurunan stunting," ujar Mardalena Wati Yulia usai mengikuti Apel, Kamis (12/5).
Ia mengatakan presiden sudah mengeluarkan Perpres Nomor 72/2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Dimana dalam lampirannya ada beberapa indikator yang harus menjadi target yang harus diturunkan. Salah satunya keluarga beresiko stunting dapat pendampingan dari tim pendamping keluarga.
"Untuk itu BKKBN Riau sudah membentuk tim pendamping keluarga lebih kurang 10.674. Nah yang paling besar itu adalah di Kabupaten Kampar yaitu 1.479 tim pendamping keluarga," ungkapnya.
Disampaikan Mardalena, tim pendamping keluarga ini dibentuk sebagai upaya bergerak bersama dalam upaya percepatan penurunan stunting.
"Tentu ini tak hanya hanya sekedar terbentuk saja ya. Seperti target Presiden bahwa target stunting di 2024 itu adalah 14 persen," jelasnya (eca)
Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…
Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…
SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…
PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…
Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…
Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…