AKBP Andri Ananta Yudhistira, Kapolres Kampar .
KAMPAR (RIAUPOS.CO) — Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang masih menjadi kawasan rawan kebakaran. Salah satu kawasan gambut terluas di Kampar itu kembali terbakar sejak pekan lalu, terkena rembesan kebakaran dari Desa Karya Indah yang memang bersempadan. DLHK Kampar bersama Polres Kampar menyiapkan sepuluh mesin pompa air untuk menangani kebakaran.
Rembetan api yang semula hanya sekitar dua hektar, kini terus merembet. Terbatasnya peralatan dam sulitnya akses kendaraan, hanya bisa dilalui sepeda motor lalu berjalan kaki, membuat api yang sudah dipadamkan kembali merembet. Dalamnya gambut di kawasan ini juga membuat api sulit untuk benar-benar dipadamkan dalam waktu singkat.
’’Peralatan ini merupakan bantuan dari pihak swasta yang berempati kepada masyarakat, atas terjadinya kebakaran lahan dan hutan di wilayah Provinsi Riau, termasuk di Kabupaten Kampar yang perlu penanganan serius,’’ sebut Aliman Makmur, Kepala DLH Kampar.
Mesin-mesin itu menurut Aliman sudah dipergunakan hari ini, karena sudah diserhkan kepada perangkat desa setempat dan tim gabungan pemadam Karlahut pada Senin (12/8). Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira yang ikut memantau langsung lokasi karlahut pada akhir pekan kemarin, ikut hadir menyerahkan pinjaman mesin pompa air tersebut. Turut hadir pula, Kasdim 0313/KPR Mayor (Inf) Gunawan N.
Mesin pompa air ini sendiri sifatnya pinjam pakai. Jika sewaktu-waktu terjadi Karlahut di desa lainnya, maka mesin-mesi tersebut akan digeser atau dipinjamkan ke wilayah terbakar. Selain menyerahkan pompa air, DLH dan Polres Kampar juga menyerahkan bantuan dana operasional untuk Masyarakat Peduli Api Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang senilai Rp1 juta.
Pada kesempatan itu, Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira memastikan, alat yang dihadirkan DLH bersmaa Polres ini mampu beroperasi selama dua jam nonstop. Dirinya menintam Tim Gabungan yang bertugas di Rimbo Panjang, khususnya dari kesatuan Polri untuk bekerja maksimal.
’’Kita harus menangani Karhutla yang terjadi di Desa Rimbo Panjang ini secara maksimal dan tuntas serta berupaya agar tidak terjadi lagi karhutla di wilayah Kabupaten Kampar. Untuk itu diperlukan kerjasama serta kepedulian semua komponen,’’ jelas Kapolres.
Kapolres juga mengingatkan ada ancaman pidana bagi para pelaku pembakaran. Dirinya juga mengingatkan kepada para pemilik lahan agar tidak lalai menjaga tanah mereka dari kebakaran. (end)
Editor: Arif Oktafian
IPC Terminal Petikemas mempercepat digitalisasi layanan pelabuhan untuk meningkatkan efisiensi bongkar muat dan mendukung arus…
Sebanyak 304.717 warga kurang mampu di Pekanbaru menikmati layanan kesehatan gratis melalui program UHC hanya…
Universitas Riau mengukuhkan delapan profesor baru sebagai penguatan riset dan kontribusi intelektual dalam mendukung pembangunan…
Pemko Pekanbaru melarang penebangan pohon besar tanpa izin. Kebijakan ini mendukung program Green City dan…
Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar patroli Blue Light dini hari dan mengamankan 12 sepeda motor pelanggar…
PT Butala Menang Abadi meluncurkan Menang Member Card di awal 2026 untuk mempermudah jemaah umrah…