Minggu, 6 September 2026
- Advertisement -

VOTED Lahirkan 315 Tenaga Terampil

(RIAUPOS.CO) — Pekanbaru, 11  Desember 2019 – Program Pengembangan Kewirausahaan  dan Keterampilan  Tenaga Kerja yang  ditaja  PT.  Chevron  Pacific  Indonesia  (PT  CPI) melahirkan tenaga-tenaga terampil bagi Riau. Sebanyak 315 peserta "diwisuda" dalam sebuah acara  penyerahan  sertifikat dan  penutupan  program di  Pekanbaru,  Rabu (11/12). Mereka adalah  warga  masyarakat yang  berasal  dari 24  kecamatan  di tujuh kabupaten/kotadi sekitar wilayah operasi PT CPI.

"Melalui program seperti  ini, PT CPI ingin turut berkontribusi terhadap peningkatan kondisi  sosial  dan  ekonomi masyarakat sekitar sehingga  tercipta kemandirian,” tutur GM Corporate  Affairs Asset  PT  CPI  Sukamto  Tamrin. Dengan keterampilan  yang dimiliki, peserta program diharapkan memiliki peluang yang lebih besar untuk menembus pasar kerja dan kemampuan bersaing yang lebih tinggi dalam berwirausaha.

Para  peserta  mengikuti Program Pengembangan Kewirausahaan  dan  Keterampilan Tenaga Kerja,   atau Vocational  Training   for Entrepreneurship   and Workforce Development   (VOTED), sejak  akhir  tahun  lalu. PT  CPI  menggandeng Institut Kemandirian Dompet Dhuafa (IKDD) sebagai mitra pelaksana program. Bidang-bidang pelatihan  adalah  desain  tata  busana, pengolahan  pangan, bengkelsepeda  motor, komputer, desain grafis, dan pengelasan.

Acara  penyerahan  sertifikat  sekaligus  menandai  akhir  program  pada  angkatan  kali  ini. Tampak  hadir  dalam  acara  penutupan  di  antaranya  Kadis  ESDM  Provinsi  Riau,  SKK Migas   Sumbagut,   perwakilan   dinas   pendidikan   Riau,   dinas   tenaga   kerja   dan transmigrasi provinsi maupun kabupaten/kota, dan pimpinan Dompet Dhuafa.

Baca Juga:  Api Menyala di Mengkikip

"Apresiasi  setinggi-tingginya  bagi  PT  CPI  dan  Dompet  Dhuafa  yang  turut  mendukung upaya  kami  dalam  meningkatkan  kualitas  sumber  daya  manusia  sehingga  dapat menekan angka pengangguran. Para lulusan program harus juga memiliki mental untuk mandiri,  kerja  keras,  dan  disiplin,"  kata  Joyosman  yang  hadir  mewakili  kepala  dinas pendidikan Provinsi Riau.Pentingnya  peran  pemerintah  dan  partisipasi  pihak  swasta  dalam  menekan  angka pengangguran  juga  disampaikan  Sekretaris  Disnakertrans  Riau  Zulkifli.  "Karena  itu, program VOTED ini sangat membantu program pemerintah," paparnya.

Tidak  hanya  menyentuh keterampilan  teknis, Program  VOTED memberikan pelatihan kewirausahaanuntuk  memperkenalkan dunia  usaha,termasuk cara  memulai  dan menjalankannya. Motivasi  mereka  perlu  terus  dipupuk agar  menjadi  wirausahawan yang  gigih. Selain  itu,  peserta mendapatkan  kesempatan magangdi  sejumlah  mitra yang  digandeng  IKDD. Kendati program  telah  berakhir, IKDD  tetap  akan  melakukan pendampingan peserta guna membantu tercapainya tujuan program.

"Setelah  lulus  sekolah tiga   tahun   lalu,  saya  sudah  coba  melamar  ke   berbagai perusahaan  tapi  hasilnya  nihil.  Namun, alhamdulillah setelah  ikut  Program  VOTED sekarang  saya  sudah  mendapatkan  pekerjaansebagai tenaga administrasi di  sebuah perusahan jasa pengeboran," ungkap Rangga Saputra, salah seorang peserta program pelatihan  bidang  komputer.  Dia  lulusan  sebuah  sekolah  menengah  kejuruan  (SMK)  di Duri.

Baca Juga:  Tabrakan Maut di Jalan Lintas Pekanbaru-Duri, Dua Tewas

Program VOTED ini merupakan bagian dari program investasi sosial PTCPI di bidang pemberdayaan ekonomidan pendidikan. Tahun ini PT CPI juga melaksanakan Program  Pelatihan dan  Sertifikasi OperatorAlat  Berat  dan  Ahli  Kesehatan  dan  Keselamatan Kerja  (AK3)  Umum.  Pesertayang  lulus  mendapatkan  sertifikat  dari Badan  Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

PT. CPI merupakan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dari Pemerintah Indonesia yang mengoperasikan Blok Rokan di Riau. Dalam mengoperasikan blok migas, PT. CPI bekerja  di  bawah  pengawasan  dan  pengendalian  SKK  Migas.  Dengan  inovasi  dan komitmen karyawan yang sangat terampil dan berdedikasi, PT. CPI menjadi salah satu produsenminyak  mentah  terbesar  di  Indonesia  untuk  memenuhi  kebutuhan  energi dalam  menunjang  pertumbuhan  ekonomi  Indonesia.  Informasi  lebih  lanjut  mengenai operasi PT. CPI di Indonesia dapat diakses melalui www.indonesia.chevron.com. (rls)

 

(RIAUPOS.CO) — Pekanbaru, 11  Desember 2019 – Program Pengembangan Kewirausahaan  dan Keterampilan  Tenaga Kerja yang  ditaja  PT.  Chevron  Pacific  Indonesia  (PT  CPI) melahirkan tenaga-tenaga terampil bagi Riau. Sebanyak 315 peserta "diwisuda" dalam sebuah acara  penyerahan  sertifikat dan  penutupan  program di  Pekanbaru,  Rabu (11/12). Mereka adalah  warga  masyarakat yang  berasal  dari 24  kecamatan  di tujuh kabupaten/kotadi sekitar wilayah operasi PT CPI.

"Melalui program seperti  ini, PT CPI ingin turut berkontribusi terhadap peningkatan kondisi  sosial  dan  ekonomi masyarakat sekitar sehingga  tercipta kemandirian,” tutur GM Corporate  Affairs Asset  PT  CPI  Sukamto  Tamrin. Dengan keterampilan  yang dimiliki, peserta program diharapkan memiliki peluang yang lebih besar untuk menembus pasar kerja dan kemampuan bersaing yang lebih tinggi dalam berwirausaha.

Para  peserta  mengikuti Program Pengembangan Kewirausahaan  dan  Keterampilan Tenaga Kerja,   atau Vocational  Training   for Entrepreneurship   and Workforce Development   (VOTED), sejak  akhir  tahun  lalu. PT  CPI  menggandeng Institut Kemandirian Dompet Dhuafa (IKDD) sebagai mitra pelaksana program. Bidang-bidang pelatihan  adalah  desain  tata  busana, pengolahan  pangan, bengkelsepeda  motor, komputer, desain grafis, dan pengelasan.

Acara  penyerahan  sertifikat  sekaligus  menandai  akhir  program  pada  angkatan  kali  ini. Tampak  hadir  dalam  acara  penutupan  di  antaranya  Kadis  ESDM  Provinsi  Riau,  SKK Migas   Sumbagut,   perwakilan   dinas   pendidikan   Riau,   dinas   tenaga   kerja   dan transmigrasi provinsi maupun kabupaten/kota, dan pimpinan Dompet Dhuafa.

- Advertisement -
Baca Juga:  Bupati Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2018

"Apresiasi  setinggi-tingginya  bagi  PT  CPI  dan  Dompet  Dhuafa  yang  turut  mendukung upaya  kami  dalam  meningkatkan  kualitas  sumber  daya  manusia  sehingga  dapat menekan angka pengangguran. Para lulusan program harus juga memiliki mental untuk mandiri,  kerja  keras,  dan  disiplin,"  kata  Joyosman  yang  hadir  mewakili  kepala  dinas pendidikan Provinsi Riau.Pentingnya  peran  pemerintah  dan  partisipasi  pihak  swasta  dalam  menekan  angka pengangguran  juga  disampaikan  Sekretaris  Disnakertrans  Riau  Zulkifli.  "Karena  itu, program VOTED ini sangat membantu program pemerintah," paparnya.

- Advertisement -

Tidak  hanya  menyentuh keterampilan  teknis, Program  VOTED memberikan pelatihan kewirausahaanuntuk  memperkenalkan dunia  usaha,termasuk cara  memulai  dan menjalankannya. Motivasi  mereka  perlu  terus  dipupuk agar  menjadi  wirausahawan yang  gigih. Selain  itu,  peserta mendapatkan  kesempatan magangdi  sejumlah  mitra yang  digandeng  IKDD. Kendati program  telah  berakhir, IKDD  tetap  akan  melakukan pendampingan peserta guna membantu tercapainya tujuan program.

"Setelah  lulus  sekolah tiga   tahun   lalu,  saya  sudah  coba  melamar  ke   berbagai perusahaan  tapi  hasilnya  nihil.  Namun, alhamdulillah setelah  ikut  Program  VOTED sekarang  saya  sudah  mendapatkan  pekerjaansebagai tenaga administrasi di  sebuah perusahan jasa pengeboran," ungkap Rangga Saputra, salah seorang peserta program pelatihan  bidang  komputer.  Dia  lulusan  sebuah  sekolah  menengah  kejuruan  (SMK)  di Duri.

Baca Juga:  Kesal Selalu Ditilang, Sopir Truk Lakukan Demonstrasi

Program VOTED ini merupakan bagian dari program investasi sosial PTCPI di bidang pemberdayaan ekonomidan pendidikan. Tahun ini PT CPI juga melaksanakan Program  Pelatihan dan  Sertifikasi OperatorAlat  Berat  dan  Ahli  Kesehatan  dan  Keselamatan Kerja  (AK3)  Umum.  Pesertayang  lulus  mendapatkan  sertifikat  dari Badan  Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

PT. CPI merupakan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dari Pemerintah Indonesia yang mengoperasikan Blok Rokan di Riau. Dalam mengoperasikan blok migas, PT. CPI bekerja  di  bawah  pengawasan  dan  pengendalian  SKK  Migas.  Dengan  inovasi  dan komitmen karyawan yang sangat terampil dan berdedikasi, PT. CPI menjadi salah satu produsenminyak  mentah  terbesar  di  Indonesia  untuk  memenuhi  kebutuhan  energi dalam  menunjang  pertumbuhan  ekonomi  Indonesia.  Informasi  lebih  lanjut  mengenai operasi PT. CPI di Indonesia dapat diakses melalui www.indonesia.chevron.com. (rls)

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

(RIAUPOS.CO) — Pekanbaru, 11  Desember 2019 – Program Pengembangan Kewirausahaan  dan Keterampilan  Tenaga Kerja yang  ditaja  PT.  Chevron  Pacific  Indonesia  (PT  CPI) melahirkan tenaga-tenaga terampil bagi Riau. Sebanyak 315 peserta "diwisuda" dalam sebuah acara  penyerahan  sertifikat dan  penutupan  program di  Pekanbaru,  Rabu (11/12). Mereka adalah  warga  masyarakat yang  berasal  dari 24  kecamatan  di tujuh kabupaten/kotadi sekitar wilayah operasi PT CPI.

"Melalui program seperti  ini, PT CPI ingin turut berkontribusi terhadap peningkatan kondisi  sosial  dan  ekonomi masyarakat sekitar sehingga  tercipta kemandirian,” tutur GM Corporate  Affairs Asset  PT  CPI  Sukamto  Tamrin. Dengan keterampilan  yang dimiliki, peserta program diharapkan memiliki peluang yang lebih besar untuk menembus pasar kerja dan kemampuan bersaing yang lebih tinggi dalam berwirausaha.

Para  peserta  mengikuti Program Pengembangan Kewirausahaan  dan  Keterampilan Tenaga Kerja,   atau Vocational  Training   for Entrepreneurship   and Workforce Development   (VOTED), sejak  akhir  tahun  lalu. PT  CPI  menggandeng Institut Kemandirian Dompet Dhuafa (IKDD) sebagai mitra pelaksana program. Bidang-bidang pelatihan  adalah  desain  tata  busana, pengolahan  pangan, bengkelsepeda  motor, komputer, desain grafis, dan pengelasan.

Acara  penyerahan  sertifikat  sekaligus  menandai  akhir  program  pada  angkatan  kali  ini. Tampak  hadir  dalam  acara  penutupan  di  antaranya  Kadis  ESDM  Provinsi  Riau,  SKK Migas   Sumbagut,   perwakilan   dinas   pendidikan   Riau,   dinas   tenaga   kerja   dan transmigrasi provinsi maupun kabupaten/kota, dan pimpinan Dompet Dhuafa.

Baca Juga:  DPR Desak Pemerintah Segera Salurkan Bansos, Tidak Menunggu Data Final

"Apresiasi  setinggi-tingginya  bagi  PT  CPI  dan  Dompet  Dhuafa  yang  turut  mendukung upaya  kami  dalam  meningkatkan  kualitas  sumber  daya  manusia  sehingga  dapat menekan angka pengangguran. Para lulusan program harus juga memiliki mental untuk mandiri,  kerja  keras,  dan  disiplin,"  kata  Joyosman  yang  hadir  mewakili  kepala  dinas pendidikan Provinsi Riau.Pentingnya  peran  pemerintah  dan  partisipasi  pihak  swasta  dalam  menekan  angka pengangguran  juga  disampaikan  Sekretaris  Disnakertrans  Riau  Zulkifli.  "Karena  itu, program VOTED ini sangat membantu program pemerintah," paparnya.

Tidak  hanya  menyentuh keterampilan  teknis, Program  VOTED memberikan pelatihan kewirausahaanuntuk  memperkenalkan dunia  usaha,termasuk cara  memulai  dan menjalankannya. Motivasi  mereka  perlu  terus  dipupuk agar  menjadi  wirausahawan yang  gigih. Selain  itu,  peserta mendapatkan  kesempatan magangdi  sejumlah  mitra yang  digandeng  IKDD. Kendati program  telah  berakhir, IKDD  tetap  akan  melakukan pendampingan peserta guna membantu tercapainya tujuan program.

"Setelah  lulus  sekolah tiga   tahun   lalu,  saya  sudah  coba  melamar  ke   berbagai perusahaan  tapi  hasilnya  nihil.  Namun, alhamdulillah setelah  ikut  Program  VOTED sekarang  saya  sudah  mendapatkan  pekerjaansebagai tenaga administrasi di  sebuah perusahan jasa pengeboran," ungkap Rangga Saputra, salah seorang peserta program pelatihan  bidang  komputer.  Dia  lulusan  sebuah  sekolah  menengah  kejuruan  (SMK)  di Duri.

Baca Juga:  Idulfitri, Rawat Inap Buka 24 Jam

Program VOTED ini merupakan bagian dari program investasi sosial PTCPI di bidang pemberdayaan ekonomidan pendidikan. Tahun ini PT CPI juga melaksanakan Program  Pelatihan dan  Sertifikasi OperatorAlat  Berat  dan  Ahli  Kesehatan  dan  Keselamatan Kerja  (AK3)  Umum.  Pesertayang  lulus  mendapatkan  sertifikat  dari Badan  Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

PT. CPI merupakan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dari Pemerintah Indonesia yang mengoperasikan Blok Rokan di Riau. Dalam mengoperasikan blok migas, PT. CPI bekerja  di  bawah  pengawasan  dan  pengendalian  SKK  Migas.  Dengan  inovasi  dan komitmen karyawan yang sangat terampil dan berdedikasi, PT. CPI menjadi salah satu produsenminyak  mentah  terbesar  di  Indonesia  untuk  memenuhi  kebutuhan  energi dalam  menunjang  pertumbuhan  ekonomi  Indonesia.  Informasi  lebih  lanjut  mengenai operasi PT. CPI di Indonesia dapat diakses melalui www.indonesia.chevron.com. (rls)

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari